Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia Untuk Pulihkan Sektor Wisata

Thursday, 11 February 21 Harry Purnama
Bangga Berwisata di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa berbagai upaya kini dilakukan pemerintah Indonesia untuk memulihkan perekonomian, terutama di masa pandemi covid-19. Untuk itu, pemerintah kini mengampanyekan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia.

“Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia ini perlu kita lakukan untuk memulihkan sektor wisata di Indonesia. Selama pandemi kita ketahui terjadi penurunan jumlah wisatawan domestik ke berbagai destinasi wisata di Indonesia. Selain untuk memulihkan perekonomian nasional, dengan kita bangga berwisata di Indonesia maka akan tumbuh rasa bangga dan kepemilikan atas berbagai potensi wisata di dalam negeri,” kata Luhut dalam sambutan virtual pada acara Forum Komunikasi Marves di Banyuwangi, 10 Februari 2021.

BACA JUGA:   Melbourne, Kota Konvensi Kesehatan Dunia

Luhut menyampaikan bahwa salah satu daerah yang kini terus didorong untuk dikembangkan sektor pariwisatanya ialah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Pasalnya, daerah ini punya potensi untuk itu, dan kini sudah dikenal dunia internasional lewat berbagai potensi wisata, alam, dan kegiatan berskala dunia. Bahkan, pada 2021, kabupaten yang ada di ujung Jawa Timur ini akan disiapkan sebagai tuan rumah liga selancar dunia.

“Selain itu juga pemerintah pusat juga mengusulkan geopark Ijen masuk ke dalam jaringan geopark dunia UNESCO. Di samping itu, salah satu upaya pemerintah memajukan sektor pariwisata nasional adalah dengan mengintegrasikan unsur teknologi informasi, yakni layanan digital terintegrasi dan pembayaran digital,” ujar Luhut.

BACA JUGA:   Masyarakat Dianjurkan Pemerintah Bangga Berwisata di Indonesia

Sejalan dengan komitmen tersebut, untuk memperlancar akses menuju destinasi-destinasi wisata, pemerintah juga membangun berbagai infrastruktur konektivitas.

Dengan semua upaya pemerintah itu diharapkan semua pemangku kepentingan, termasuk penggiat media sosial dapat mempromosikan pariwisata Banyuwangi serta mengampanyekan “Bangga Berwisata di Indonesia”.

Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, mengatakan, sejak awal Banyuwangi adalah daerah yang tidak terlalu menarik, jauh dari pusat pertumbuhan kota, tidak punya bandara, hingga memiliki image tidak terlalu bagus. Potret inilah yang ada pada Banyuwangi beberapa tahun sebelumnya dan secara perlahan berubah menjadi lebih baik.

BACA JUGA:   Libur Akhir Tahun, Wisata Bahari jadi Favorit di Gorontalo

Dikatakan Anas, Banyuwangi yang kini maju dan berkembang tidak dilakukan secara instan karena banyak hal yang dikerjakan untuk mengubah status daerahnya menjadi lebih baik. Selain dengan potensi pariwisata yang besar, aspek budaya juga turut dikembangkan dengan yang dipadukan dengan Inovasi-inovasi.

Karena itu pihaknya banyak menggelar event dan festival yang kini berjumlah 100 event. Inilah yang menjadi cara Pemkab Banyuwangi untuk melakukan konsolidasi budaya dan konsolidasi alam.