Inilah Kriteria Menteri Pariwisata Idaman Versi Stakeholder

Sunday, 20 October 19 Bayu Hari

Stakeholder pariwisata dan MICE Indonesia berharap Menteri Pariwisata periode 2019-2024 dapat mengurai problematika dan mendorong industri bergerak lebih cepat. Untuk itu, empat asosiasi: Asosiasi Kongres dan Konvensi Indonesia (INCCA), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA), Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), dan Jakarta Tourism Forum (JTF) mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia terkait masukan sosok Menteri Pariwisata yang tepat.

Dalam surat yang ditandatangani oleh masing-masing ketua asosiasi tersebut, yakni Dr. Iqbal Alan Abdullah (INCCA), Dr. Hj. N. Rusmiati (ASITA), Hosea Andreas Runkat (ASPERAPI), dan Salman Dianda Anwar (JTF), disampaikan beberapa saat sebelum pelantikan Presiden, menyebutkan sosok Menteri Pariwisata periode mendatang diharapkan dapat memiliki 5 keunggulan.

Pertama, memahami dengan baik industri pariwisata, khususnya dalam konteks inbound tourism dan industri MICE (meeting, incentive, convention, exhibition).

Kedua, memiliki latar belakang sebagai pelaku bisnis pariwisata sehingga dapat memahami apa yang dibutuhkan oleh industri.

Ketiga, pernah menjadi pengurus asosiasi pariwisata sehingga memiliki jaringan yang kuat dalam mengembangakan pariwisata. Keempat, memiliki jaringan yang luas secara regional dan internasional.

Kelima, memahami konsep dan strategi pemasaran maupun pengembangan destinasi pariwisata, dan mampu mengimplementasikannya dengan baik.