BerandaNewsPemerintah Siapkan Homestay Bagi Turis Backpacker di Labuan Bajo

Pemerintah Siapkan Homestay Bagi Turis Backpacker di Labuan Bajo

Published on

spot_img

Pemerintah telah menetapkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium. Artinya, pengelolaan wisata di Labuan Bajo tidak akan dicampur dengan kalangan menengah ke bawah. Untuk itu, fasilitas dan infrastruktur akan banyak diperbaiki sehingga meningkatkan nilai jual yang ada di Labuan Bajo.

Namun, dengan meningkatkan nilai jual di Labuan Bajo, warga sekitar sana khawatir dapat menurunkan jumlah wisatawan kelas menengah. Pasalnya, kebanyakan wisatawan yang datang ke Labuan Bajo dan Pulau Komodo berasal dari kalangan menengah.

BACA JUGA:  Protokol CHSE Menjadi Kunci Kebangkitan Destinasi Wisata

Untuk menjawab kekhawatiran warga lokal di sana, pemerintah akan tetap membantu wisatawan kalangan menengah agar bisa berwisata ke Labuan Bajo. Salah satu caranya ialah dengan mengembangkan desa wisata dan pembangunan homestay sebagai tempat tinggal wisatawan kalangan menengah.

“Pembangunan homestay ini sangat memungkinkan terjadi di sana. Selain menguntungkan wisatawan kelas menengah, homestay ini juga membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar sana,” ujar Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saat acara Indonesian Tourism Summit 2019 di Jakarta.

BACA JUGA:  Beauty Professional Indonesia 2015, Tak Sekadar Pameran Kecantikan Internasional

Wishnutama menjelaskan, pembangunan homestay akan melibatkan banyak tempat tinggal warga di Labuan Bajo sehingga diperlukan kerja sama yang baik di dalamnya. Pembangunan ini akan segera dilakukan agar tidak mematikan wisatawan kelas menengah untuk masuk ke Labuan Bajo.

“Jadi, mereka masih bisa berwisata di Labuan Bajo walaupun kita buat sebagai super premium. Kita bantu menyediakan tempat tinggal yang lebih murah bagi mereka dengan mengembangkan desa wisata ini,” katanya.

BACA JUGA:  ZAP Clinic Terbaru Hadir di Kota Banjarmasin

Untuk mempercepat pembangunan desa wisata, Wishnutama mulai berkoordinasi dengan kementerian terkait agar masalah ini segera teratasi. Diharapkan, dengan berkembangnya desa wisata di Labuan Bajo dapat memberikan pengalaman baru bagi warga sekitar dan wisatawan yang datang.

“Kita sudah mulai koordinasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, serta beberapa kementerian terkait untuk menuju pembicaraan ke arah sana. Secepatnya akan segera terealisasi,” ujar Wishnutama.

spot_img
spot_img

Indonesia Women Fest 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Kebutuhan Perempuan dalam Satu Platform

Tangerang, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo bersama GRID Network resmi membuka Indonesia Women Fest (IWF)...

Indowood Expo 2026 Hadirkan Teknologi dan Inovasi Masa Depan Industri Mebel Nasional 

Surabaya, Venuemagz.com – Indonesia kian memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama industri kayu...

Sambut Liburan Sekolah, Archipelago Hotels Luncurkan Kampanye School’s Out, Let’s Go!

Jakarta, Venuemagz.com -- Memasuki musim liburan sekolah 2026, antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan bersama...

Sebotol Kaya Jam, Oleh-Oleh dari Swiss-Belinn Manyar Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com - Ada yang berubah dari cara orang mengingat sebuah perjalanan. Dulu, oleh-oleh...

Indonesia Women Fest 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Kebutuhan Perempuan dalam Satu Platform

Tangerang, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo bersama GRID Network resmi membuka Indonesia Women Fest (IWF)...

Indowood Expo 2026 Hadirkan Teknologi dan Inovasi Masa Depan Industri Mebel Nasional 

Surabaya, Venuemagz.com – Indonesia kian memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama industri kayu...

Sambut Liburan Sekolah, Archipelago Hotels Luncurkan Kampanye School’s Out, Let’s Go!

Jakarta, Venuemagz.com -- Memasuki musim liburan sekolah 2026, antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan bersama...