BerandaNewsIVENDO Rilis Hasil Survei Dinamika Industri Event Indonesia 2020-2021

IVENDO Rilis Hasil Survei Dinamika Industri Event Indonesia 2020-2021

Published on

spot_img
spot_img

Wabah virus Covid-19 kembali merebak di Indonesia ketika muncul varian baru bernama Omciron. Sejumlah upaya juga terus dilakukan pemerintah untuk menangani krisis ini agar masyarakat terhindar dari varian Omicron.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, aturan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah telah dinaikkan hingga status level 3 dan 4.

Kondisi seperti ini tentu tidak menguntungkan bagi kalangan pengusaha khususnya pelaku industri event. Beberapa pengusaha pun menyayangkan dengan adanya PPKM yang berkelanjutan karena berdampak terhadap bisnisnya.

BACA JUGA:  Airbnb Bergabung dengan PATA

Untuk mengetahui kondisi pelaku industri event di tengah pandemi, maka, telah dilakukan survei khusus oleh Industri Event Indonesia (IVENDO). Bekerja sama dengan Indonesia Professional Organizer Society (IPOS), survei yang diangkat mengambil tema “Dinamika Industri Event Indonesia di Tengah Pandemi 2020-2021.

Survei dilakukan pada 31 Desember 2021 hingga 14 Februari 2022 dengan melibatkan pengusaha event dari 21 provinsi di Indonesia. Mengambil metode penelitian slovin, survei ini dianggap memiliki marjin eror yang kecil yaitu hanya 10 persen.

“Hasilnya dipersembahkan seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata di Indonesia sebagai wujud peran serta IVENDO dalam pengabdian masyarakat,” kata Mulkan Kamaludin, Ketua Umum DPP IVENDO.

BACA JUGA:  GBS, Hub MICE Baru Kota Seoul

Dalam survei ini terungkap bahwa 35,64 persen pelaku industri event menginginkan PPKM segera dicabut. Hasil survei tersebut merupakan jawaban dari pertanyaan apakah yang diharapkan dari pemerintah untuk mulai beraktifitas.

Hasil survei lainnya yang diharapkan pelaku industri event adalah kesempatan mengerjakan event pemerintah sebanyak 29,23 persen serta bantuan keringanan pajak sebesar 15,13 persen. Kemudian 14,36 persen meminta untuk pinjaman modal usaha berbunga rendah dan mengharapkan bantuan sosial dengan presentase 5,64 persen.

BACA JUGA:  Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

“Para pelaku event itu selalu punya cara tersendiri untuk menyiasati semua keadaan. Namun, langkah-langkah yang akan diambil harus tetap mengedepankan fakta dan data,” ujar Mulkan.

IVENDO merupakan wadah para penggiat industri event yang siap bekerja untuk turut serta membangun industri pariwisata Indonesia. Dideklarasikan pada tanggal 8 Agustus 2018, IVENDO, menjadi sebuah organisasi yang bersifat nirlaba.

Organisasi ini dikelola secara mandiri, independen, dan profesional tanpa meninggalkan unsur-unsur sosial dan kemasyarakatan. Saat ini, IVENDO tersebar dari Sabang hingga Merauke dan telah memiliki Dewan Pengurus Daerah (DPD) di 18 provinsi Indonesia.

spot_img
spot_img
spot_img

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...

Ocean Mantra Village Hadir di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Retret yang Sesungguhnya

Jakarta, Venuemagz.com -- Ocean Mantra Village resmi dibuka di Indonesia sebagai destinasi retret yang...

MUNAS IVENDO 2022 Tetapkan Ketua Umum dan Sekjen Baru

Setelah melalui beberapa kali penundaan akibat pandemi Covid-19, akhirnya Asosiasi Dewan Industri Event Indonesia...