BerandaNewsKEK Pariwisata Mandalika akan Memiliki 10.000 Kamar Hotel

KEK Pariwisata Mandalika akan Memiliki 10.000 Kamar Hotel

Published on

spot_img

KEK Pariwisata Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Timur, mulai beroperasi lagi pembangunannya setelah terbit instruksi presiden untuk pembebasan lahan yang telah terkatung-katung selama lebih dari 29 tahun. Menyambut hal positif tersebut, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika akan dibangun 10.000 kamar hotel, dan 2.000 di antaranya akan selesai dibangun pada tahun ini.

Untuk mengembangkan infrastruktur dasar, KEK Pariwisata Mandalika membutuhkan modal sebesar Rp250 miliar. Sementara itu, investasi yang sudah masuk mencapai Rp13 triliun, dan investasi yang sedang berjalan di KEK Pariwisata Mandalika adalah senilai Rp4,1 triliun untuk pembangunan hotel Pullman, Club Med, Paramount, X2, Royal Tulip, Marriot, lalu kluster khusus muslim, dan Vinci Development Cluster.

BACA JUGA:  Kota yang Tepat untuk Destinasi Wisata Insentif

Di KEK Pariwisata Mandalika juga akan dibangun sirkuit balap kelas dunia, convention center, dan tujuh hotel akan selesai dibangun pada 2019. Darmin Nasution menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari pengembangan kawasan ini. Di luar kawasan Mandalika pun sudah berkembang kafe, homestay, dan industry kreatif, tapi semuanya masih perlu penataan.

BACA JUGA:  Peluang Wisata Alam Pasca-Pandemi

Presiden Joko Widodo juga menyampaikan lima pesan untuk pembangunan dan pengembangan KEK Mandalika. Pertama, kepada PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Pemda Provinsi NTB, dan pemerintah kabupaten untuk menghijaukan kawasan Mandalika supaya hijau dan cantik. Kedua, agar tata ruangnya baik, pasar cenderamata harus disiapkan oleh ITDC. Ketiga, karakter bangunan harus ada diferensiasi atau pembeda. Lombok memiliki kekuatan karakter arsitektur lokal yang kuat, jangan dibangun rumah-rumah bergaya Spanyol.

BACA JUGA:  Canon Hadirkan Proyektor Nirkabel Mini Untuk Menunjang WFH

Keempat, kepada menteri pariwisata agar kafe, restoran, dan homestay di-back up, khususnya toilet, agar berstandar internasional. Kelima, kepada investor, buat aturan main dan kontrak yang jelas.

spot_img
spot_img

Paviliun Kemenperin Hadir di Halal Indo 2026 dan Siap Fasilitasi 182 Industri 

Jakarta, Venuemagz.com - Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) akan kembali hadir untuk...

Halal Indo 2026 Hadir Lebih Masif dengan Perluas Area Pameran

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) bersama Dyandra Promosindo kembali menyelenggarakan Halal...

Sambut Hari Jadi Jakarta ke-499, 17 Archipelago Hotels di Jakarta Ajak Wisatawan Menikmati Jakarta Lebih Dekat

Jakarta, Venuemagz.com -- Hampir lima abad sejak berdiri, Jakarta telah bertransformasi menjadi salah satu...

Bali Memimpin Sebagai Destinasi Liburan Musim Panas

Singapura, Venuemagz.com -- Untuk menyambut musim panas, platform perjalanan digital Agoda melaporkan kenaikan pencarian...