BerandaNewsKemenparekraf Siapkan Handbook untuk Pelaku Usaha Pariwisata

Kemenparekraf Siapkan Handbook untuk Pelaku Usaha Pariwisata

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menyusun langkah-langkah penerapan new normal atau cara beraktivitas baru melalui sebuah protokol yang ketat. Terdapat tiga kunci utama terkait protokol new normal, yakni Cleanliness, Health, dan Safety (CHS).

Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun protokol tersebut secara detail dan hati-hati. Menurutnya, mengambil keputusan di waktu yang tepat menjadi salah satu hal yang penting karena menyangkut banyak nyawa di dalamnya.

“Di kondisi seperti ini, mengedepankan keselamatan masyarakat, pekerja, dan calon turis menjadi yang utama. Maka dari itu, program pemulihan ini harus dilakukan sesuai dengan kondisi lapangan yang ada dan diperlukan kerja sama erat dengan semua pihak,” ujar Angela.

BACA JUGA:  Kopi Gayo Tembus Pasar Kanada dan Amerika Serikat

Nantinya, tiga kunci utama terkait protokol new normal harus dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni edukasi, sosialisasi, dan simulasi. Dalam pelaksanaannya, pemerintah pusat akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan prosedur dalam hal pengawasan dan evaluasi.

“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, setiap pemerintah daerah juga harus memerhatikan laju penyebaran virus COVID-19 yang terjadi di daerahnya. Ini dalam rangka mempersiapkan pembukaan destinasi pariwisata di masing-masing daerah,” jelasnya.

BACA JUGA:  Permintaan Refund Mencapai Rp317 Miliar Akibat Aturan PCR

Ia meminta, seluruh pemerintah daerah untuk mengimplementasikan seluruh protokol CHS ini agar dapat menumbuhkan kepercayaan calon wisatawan. Menurutnya, kepercayaan wisatawan menjadi sangat penting saat ini karena hal tersebut yang akan menjadi pertimbangan mereka saat memulai perjalanan wisatanya ke Indonesia.

“Percuma kalau hanya promosi tanpa aksi karena nantinya kepercayaan yang dibangun akan hilang begitu saja. Makanya, di sini kepercayaan itu menjadi kunci dari upaya pemulihan pariwisata kita. Jadi, memang harus sangat diperhatikan dan diimplementasikan,” ungkapnya lagi.

BACA JUGA:  Perdana! Kolaborasi KTO dan Buttonscarves untuk Promosikan Pariwisata Ramah Muslim

Oleh karena itu, dalam rangka membangun usaha membangkitkan kepercayaan dari calon wisatawan, diperlukan panduan teknik yang mengacu secara global. Nantinya, panduan tersebut akan disusun ke dalam sebuah handbook dan akan disiapkan oleh Kemenparekraf untuk seluruh pelaku usaha pariwisata.

“Kami akan menyiapkan handbook untuk pelaku usaha di sektor ini sebagai turunan yang lebih detail dari protokol kesehatan yang telah disusun oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dalam hal ini, komitmen dari seluruh pemangku kepentingan juga sangat dibutuhkan untuk menjalankan seluruh aturan yang ada,” jelas Angela.

spot_img
spot_img
spot_img

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...

Ocean Mantra Village Hadir di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Retret yang Sesungguhnya

Jakarta, Venuemagz.com -- Ocean Mantra Village resmi dibuka di Indonesia sebagai destinasi retret yang...

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...