BerandaNewsKementerian Ekonomi Kreatif Siap Berkolaborasi dengan PHRI

Kementerian Ekonomi Kreatif Siap Berkolaborasi dengan PHRI

Published on

spot_img

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk membahas irisan antara sektor ekraf (ekonomi kreatif) dengan bisnis perhotelan dan restoran.

Riefky mengatakan, kerja sama pertukaran data dan kerja sama dalam pengembangan collaborative events sejalan dengan subsektor ekraf. Harapannya kolaborasi dengan PHRI dapat menghadirkan hal tersebut.

“Faktanya, sektor ekraf dan pariwisata makin kuat dampaknya dalam penyerapan tenaga kerja. Ekonomi kreatif bisa menjadi mesin pertumbuhan nasional yang dimulai dari daerah. Ke depan 17 subsektor ekonomi kreatif harus diberi stimulus untuk terus bergerak mendorong ekonomi kreatif daerah,” ujar Riefky di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada 9 Januari 2025.

BACA JUGA:  Kapal Pesiar Disney Adventure Siap Berlayar dari Singapura pada Maret 2026

Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, mengatakan, potensi kolaborasi juga bisa fokus pada hal-hal yang menunjang, seperti pemanfaatan produk ekraf untuk kebutuhan hotel (amenities, entertainment, dan lain-lain). Selain itu, aktivasi program bersama dalam konteks ekraf bisa mengarah pada pengembang permainan (game), film animasi, dan pojok bacaan.

“Potensi kolaborasi pada sektor ekonomi kreatif akan masuk pada jaringan pemasaran dan bisa kita mainkan IP lokal. Apalagi Kemenekraf sudah punya Program Re(Kreasi) Lokal yang menyediakan fasilitas local game console and local culinary di beberapa hotel Artotel Group yang juga terafiliasi PHRI,” ujar Irene.

BACA JUGA:  Bidang Akomodasi dan Kuliner Penyumbang Terbesar Pariwisata Indonesia

PHRI menyambut baik potensi kolaborasi yang bisa diimplementasikan dukungan negara terhadap subsektor ekonomi kreatif. Selain itu, digitalisasi juga penting memberi proteksi bagi IP lokal, terutama hotel dan restoran.

“Banyak sekali keterkaitan atau irisan antara industri kreatif dan pariwisata. Harapan kami kolaborasi ke depan bisa meningkatkan nilai tambah bagi ekonomi kreatif dalam penyelenggaraan event seperti festival budaya, festival musik, dan festival kesenian dalam lingkup jaringan hotel dan restoran di Indonesia,” ujar Hariyadi BS Sukamdani, Ketua Umum PHRI.

spot_img
spot_img

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Lebih Dari 17 Kompetisi Hewan Peliharaan

Jakarta, 2 Juni 2026 – Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 akan kembali hadir pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara...

SCG Dukung Pembangunan Desa Wisata Karangpara

Sukabumi, Venuemagz.com – SCG, melalui PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi selaku produsen Semen SCG, secara resmi mengumumkan komitmen...

Indonesia Kebanjiran Turis Malaysia, Ada Alarm Ekonomi di Baliknya?

Jakarta, Venuemagz.com - Gelombang wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia belakangan ini menjadi perbincangan...

Perluas Jaringan, BATIQA Hotel Hadir di Lampung

Lampung, Venuemagz.com — BATIQA Hotel Manajemen resmi menandatangani kerja sama pengelolaan hotel dengan Adora...

Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Hadir di 11 Kota

Jakarta, Venuemagz.com– Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2026 akan hadir di 11 kota di...

Jogja Festivals Forum & Expo Diharapkan Menjadi Sebuah IP Bernilai Tinggi

Yogyakarta, Venuemagz.com – Festival merupakan salah satu pilar strategis dalam ekonomi kreatif. Festival juga...

Festival Jamu Nusantara 2026 Dorong Jamu Sebagai Warisan Budaya dan Produk Ekraf

Jakarta, Venuemagz.com - Festival Jamu Nusantara akan segera digelar pada tanggal 6 hingga 7...