BerandaNewsKemitraan Kemenparekraf dan KAO Indonesia Untuk Kembangkan Desa Wisata

Kemitraan Kemenparekraf dan KAO Indonesia Untuk Kembangkan Desa Wisata

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berkomitmen untuk mengembangkan desa wisata dan homestay di beberapa daerah Indonesia. Kali ini, Kemenparekraf mengajak PT KAO Indonesia untuk berkolaborasi mengembangkan desa wisata dan homestay yang ada di Tanah Air.

Dalam hal ini, Kemenparekraf mengajak PT KAO Indonesia berkolaborasi kemitraan pentahelix sebagai upaya untuk mewujudkan desa wisata yang bersih, sehat, aman, dan lestari. Dalam kemitraan ini, PT KAO Indonesia, akan menyediakan paket produk yang dimilikinya sebagai fasilitas penunjang (amenities) untuk homestay yang berada di desa wisata

BACA JUGA:  Sriwijaya Air Perkenalkan Layanan Ekonomi Premium

“Cara ini kami lakukan dalam rangka mendukung dan meningkatkan standar kebersihan dan kenyamanan homestay di desa wisata,” dia menambahkan.

Untuk memulai kemitraan ini, Kemenparekraf mengajak PT KAO Indonesia meninjau desa wisata Undisan di Bali secara langsung. Saat itu, PT KAO Indonesia menyerahkan paket produk KAO Indonesia kepada Kepala Desa yang dapat digunakan sebagai homestay amenities.

“Kami berkomitmen bersama-sama untuk melaksanakan program edukasi promosi kesehatan dan kelestarian lingkungan di desa wisata dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman pemilik homestay dan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungannya,” katanya.

BACA JUGA:  OYO Hadirkan Dua Teknologi Unggulan Untuk Digitalisasi Desa Wisata

Program desa wisata menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi daerahnya kepada para wisatawan nusantara maupun mancanegara. Sekaligus untuk mendorong daerah agar dapat menciptakan desa wisata baru di wilayahnya yang dapat membangkitkan ekonomi desa.

“Kebangkitan ekonomi dari desa-desa untuk membangun Indonesia. Selain itu dapat menjaring database desa wisata baru dari pendaftaran di website jejaring desa wisata yang merupakan website resmi yang dikembangkan oleh Kemenparekraf,” jelasnya lagi.

spot_img
spot_img

SIPFest 2026 Hadirkan Seni Pertunjukan Asia Melalui Asiaria

Jakarta, Venuemagz.com - Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) kembali digelar pada tanggal 1 hingga...

High Tea Bertema Winnie The Pooh di SKAI Swissotel The Stamford

Singapura, Venuemagz.com -- Hingga 31 Agustus 2026, SKAI di Swissotel The Stamford mempersembahkan pengalaman...

Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Yogyakarta, Venuemagz.com – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan...

Meriahkan Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Hotel Santika Banyuwangi Usung Semangat Pejuang Blambangan

Banyuwangi, Venuemagz.com – Dalam kemeriahan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026,  Hotel Santika Banyuwangi ikut...

Kemenparekraf Gelar Famtrip Untuk Promosi Desa Wisata

Pengembangan desa wisata menjadi salah satu fokus program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)...

Strategi Untuk Meningkatkan Kunjungan di Desa Wisata

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya untuk mengembangkan desa wisata agar menjadi...

Kunjungan Wisatawan di Desa Wisata Meningkat Sepanjang Libur Lebaran

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengumumkan telah terjadi peningkatan kunjungan wisatawan ke desa...