BerandaNewsLion Air Dihapus dari Daftar Hitam Uni Eropa

Lion Air Dihapus dari Daftar Hitam Uni Eropa

Published on

spot_img

Dari Daftar Keamanan Udara Uni Eropa yang baru saja dirilis, Komisi Eropa menegaskan bahwa pembatasan penerbangan terhadap Lion Air dan anak perusahaannya, yaitu Batik Air, kini telah dicabut. Selain itu, maskapai Indonesia lainnya, yaitu Citilink, juga sudah dihapus dari daftar hitam penerbangan Uni Eropa, bersama dengan Air Madagascar dan semua maskapai di Zambia.

Tak hanya itu, mayoritas armada Iran Air kini diizinkan untuk kembali terbang di langit Eropa. Pada awal tahun ini, Iran Air telah menandatangani pemesanan pesawat dalam jumlah besar kepada dua perusahaan Uni Eropa, yakni Airbus dan ATR.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Jadikan Bali Program Free Covid Corridor

“Saya senang untuk mengatakan bahwa setelah tujuh tahun bekerja, kita bisa menghapus semua maskapai dari Zambia dari daftar hitam,” kata Violeta Bulc, Komisaris Uni Eropa untuk Transportasi. “Setelah kunjungan saya ke Iran pada April, penilaian teknis berhasil dilakukan pada bulan Mei. Berdasarkan hal tersebut, saya senang untuk mengumumkan bahwa kami sekarang juga mampu mengizinkan sebagian pesawat dari Iran Air kembali ke langit Eropa.”

BACA JUGA:  Apa Jadinya Pariwisata Tanpa Budaya?

Lion Air, Batik Air, dan Citilink bergabung dengan Garuda dan Air Asia Indonesia untuk dapat terbang ke destinasi-destinasi di Eropa. Saat ini, Garuda Indonesia merupakan satu-satunya maskapai Indonesia yang terbang ke Eropa.

Lebih dari 200 maskapai, termasuk dari Asia, masih tetap dilarang memasuki wilayah udara Uni Eropa, termasuk semua maskapai yang berbasis di Afghanistan, Kyrgyzstan, Nepal, dan Kazakhstan, kecuali maskapai Astana Air. Maskapai penerbangan nasional Korea Utara, Air Koryo, yang hanya memiliki nilai satu bintang menurut Skytrax, diperbolehkan untuk beroperasi dengan kondisi yang terbatas.

BACA JUGA:  Sumatera Barat Luncurkan Calendar of Event 2018 dan Taste of Padang

Mayoritas maskapai yang masuk daftar hitam penerbangan Eropa berasal dari Afrika. Banyak negara-negara di Afrika yang sulit untuk keluar dari daftar hitam tersebut, antara lain Benin, Congo, DR Congo, Djibouti, Equatorial Guinea, Eritrea, Liberia, Libya, Mozambique, Sao Tome, Principe, Sierra Leone, dan Sudan.

Penulis: Aldila Putri

spot_img

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...

ALLFood Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Perubahan Besar dalam Bisnis Kuliner Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - ALLFood Indonesia 2026 resmi digelar pada tanggal 15–18 April 2026 di...

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...