BerandaNewsPariwisata Kembali Dibuka, STB Buat Langkah Strategis

Pariwisata Kembali Dibuka, STB Buat Langkah Strategis

Published on

spot_img

Dalam rangka memperbaiki kondisi ekonomi negaranya, Singapura kembali membuka pariwisatanya secara bertahap pada paruh kedua tahun 2020. Pembukaan tersebut menghadirkan tantangan baru bagi pelaku pariwisata, yakni bagaimana cara melanjutkan operasionalnya dengan aman dan nyaman.

Tantangan tersebut dijawab dengan baik oleh Singapore Tourism Board (STB) dengan menerapkan Safe Management Measures (SMM). STB juga mengajak pemangku kepentingan industri untuk mengembangkan proposal pembukaan kembali bisnis pariwisata selama berada di situasi pandemi.

Cara tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku pariwisata di Singapura untuk menjalankan kembali bisnisnya di tengah pandemi. Pada 25 Januari 2021, telah tercatat ada 45 obyek wisata, 270 hotel, dan 1.686 tur wisata di Singapura telah menerima persetujuan untuk melanjutkan operasional.

BACA JUGA:  10 Destinasi Utama Pengembangan Pariwisata

Pembukaan kembali pariwisata di Singapura juga sejalan dengan program sertifikasi SG Clean, sebuah tanda bahwa pelaku usaha mematuhi standar tinggi kebersihan lingkungan tempat mereka bekerja. Hingga 25 Januari 2021, STB telah mengeluarkan lebih dari 1.390 sertifikat SG Clean Quality Mark untuk industri pariwisata di Singapura.

Pada April 2020, Marketing Partnership Programme (MPP) senilai S$20 juta telah diluncurkan untuk mendukung upaya pemasaran dari bisnis pariwisata Singapura. Program ini diluncurkan bersamaan dengan Singapore Stories Content Fund (SGSCF) yang bertujuan untuk mendorong pembuat konten dalam membuat cerita menarik tentang Singapura. Hingga saat ini, 260 bisnis pariwisata telah memperoleh manfaat dari MPP dan 20 proyek telah menerima dana dari SGSCF.

BACA JUGA:  Singapura dan GDP Venture Membuat Perencana Perjalanan Berbasis AI

Selain itu, STB, juga memberikan berbagai inisiatif dan dana untuk Business Improvement Fund (BIF) dan skema TIP-iT agar dapat beradaptasi di bisnis pariwisata. Pengembangan alat Tourism Transformation Index (TXI) dan Singapore Tourism Analytics Network (Stan) untuk lebih mempercepat laju transformasi industri juga masih terus dilakukan STB saat ini.

STB juga bermitra dengan pelaku industri teknologi untuk membangun kapabilitas dan meningkatkan ketertarikan wisatawan. STB menjalin kemitraan baru dengan pemain ecommerce, bank, payment gateways, dan agen perjalanan online untuk mempromosikan penawaran pariwisata Singapura, bertukar wawasan, dan meningkatkan pengalaman pengunjung.

BACA JUGA:  Sayembara Desain Arsitektur Tourism Information Center Berhadiah Rp1,1 Miliar

Untuk membangun kemampuan digital baru, STB juga bermitra dengan pemain digital seperti Facebook, LinkedIn, Airbnb Experiences, dan Amazon Explore. Kemitraan ini juga dilakukan untuk mengadakan sebuah Masterclass atau lokakarya online dalam industri pariwisata.

Sukses Digelar Perdana, Indonesia Women Fest Siap Hadir Lebih Besar pada 2027

Jakarta, Venuemagz.com - PT Dyandra Promosindo berkolaborasi dengan Grid Network mengumumkan akan kembali menghadirkan...

IONATION 2026 Sukses Digelar, Hadirkan Lebih dari 9.000 Orang dalam Satu Hari

Jakarta, Venuemagz.com - IONATION edisi ke-7 telah sukses digelar pada tanggal 29 Agustus 2026...

International Indonesia Book Fair 2026 Hadir dengan Area Dua Kali Lebih Besar

Jakarta, Venuemagz.com – International Indonesia Book Fair (IIBF) 2026 akan hadir dengan skala yang...

TransNusa Berikan Tarif Penerbangan Spesial ke Singapura

Jakarta, Venuemagz.com — Singapore Tourism Board (STB) menjalin kerja sama strategis dengan TransNusa yang...

Singapura dan Traveloka Permudah Turis Asia Tenggara dan Australia datang ke Singapura

Untuk mendorong pertumbuhan pariwisata, pada 16 Juli 2026 Singapore Tourism Board (STB) dan Traveloka...

Scoot Buka Rute Langsung dari Singapura ke Pontianak

Pontianak, Venuemagz.com – Pada 9 April 2026, Scoot mengumumkan akan melakukan penerbangan langsung antara...