BerandaNewsPDB Global Turun 3 Persen Pada 2020

PDB Global Turun 3 Persen Pada 2020

Published on

spot_img

Akibat krisis ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju turun menjadi -6,1% pada tahun 2020, sementara pasar emerging market dan negara berkembang dengan tingkat pertumbuhan normal jauh di atas negara maju juga diproyeksikan memiliki tingkat pertumbuhan negatif, yaitu -1,0 % dan -2,2% (tidak termasuk Cina).

“Ini benar-benar krisis global karena tidak ada negara yang selamat. Negara-negara yang bergantung pada pariwisata, traveling, hospitality, dan entertainment akan mengalami gangguan pertumbuhan ekonomi yang sangat besar,” ungkap Gita Gopinath, Kepala Ekonom IMF.

BACA JUGA:  Sherlock Holmes Hadir di Bugis Town Singapura Lewat Pengalaman Immersif Resmi Pertama di Dunia

Gopinath menambahkan, kerugian kumulatif terhadap PDB global selama 2020 dan 2021 dari krisis COVID-19 bisa mencapai US$ 9 triliun. Oleh karena itu, Gopinath mendesak para pembuat kebijakan untuk terus memberikan bantuan kepada rumah tangga dan bisnis dalam bentuk kebijakan fiskal, moneter, dan keuangan berupa jaminan kredit, bantuan tunai, penundaan pembayaran pinjaman, dan meningkatkan manfaat serta keringanan pajak.

“Ketika ekonomi shut down, para pembuat kebijakan perlu memastikan bahwa orang-orang tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka dan memastikan kegiatan bisnis dapat segera pulih setelah fase akut dari pandemi berlalu. Dukungan ini harus terus berlanjut termasuk fase pencegahan dampak lanjutan yang mungkin muncul akibat investasi yang melemah serta kemungkinan hilangnya lapangan pekerjaan akibat krisis yang sangat parah ini,” jelas Gopinath.

BACA JUGA:  Kampung Wisata di Yogyakarta akan Diakreditasi

Selanjutnya pemulihan harus segera dimulai, dan saat pengendalian krisis dilakukan, pemerintah harus segera bertindak untuk mendukung permintaan pasar yang muncul, memberikan insentif kepada perusahaan yang melakukan rekrutmen tenaga kerja, serta membantu memperbaiki neraca di sektor swasta dan publik untuk mempercepat pemulihan.

Dengan asumsi bahwa COVID-19 mereda pada semester kedua tahun 2020 dan kebijakan yang diambil di seluruh dunia efektif dalam mencegah penutupan perusahaan, hilangnya lapangan kerjaan serta tekanan finansial, IMF memperkirakan pertumbuhan global pada tahun 2021 akan meningkat menjadi 5,8%. Namun, dalam skenario terburuk, PDB global dapat berkurang sebesar 3% pada tahun 2020, dan turun 8% pada tahun 2021.

BACA JUGA:  Infrastruktur Wisata Banyuwangi Dikorbankan demi Penanganan COVID-19

Archipelago Hotels Beri Diskon 25 Persen Selama November 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Di tengah kesibukan sehari-hari, meluangkan waktu untuk beristirahat dan menikmati suasana...

The Ritz-Carlton Bali Mendapatkan Kunci Emas

Bali, Venuemagz.com -- The Ritz-Carlton, Bali resmi meraih sertifikasi Green Key, sebuah standar internasional...

AFECA Asia MICE Youth Challenge 2026 Akan Digelar di Xiamen

Singapura, Venuemagz.com – Asian Federation of Exhibition and Convention Associations (AFECA) mengumumkan penyelenggaraan AFECA...

Sky Garden Novotel Living Singapore Orchard, Venue Unik Baru di Singapura

Singapura, Venuemagz.com — Novotel Living Singapore Orchard baru saja membuka Sky Garden pada 1...

Archipelago Hotels Beri Diskon 25 Persen Selama November 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Di tengah kesibukan sehari-hari, meluangkan waktu untuk beristirahat dan menikmati suasana...

The Ritz-Carlton Bali Mendapatkan Kunci Emas

Bali, Venuemagz.com -- The Ritz-Carlton, Bali resmi meraih sertifikasi Green Key, sebuah standar internasional...

AFECA Asia MICE Youth Challenge 2026 Akan Digelar di Xiamen

Singapura, Venuemagz.com – Asian Federation of Exhibition and Convention Associations (AFECA) mengumumkan penyelenggaraan AFECA...