BerandaNewsPemerintah Perketat Persyaratan Masuk ke Bali

Pemerintah Perketat Persyaratan Masuk ke Bali

Published on

spot_img
spot_img

Melonjaknya kasus positif COVID-19 di Indonesia menghadirkan kebijakan-kebijakan baru yang dibuat oleh pemerintah setempat. Salah satu di antaranya adalah surat edaran dari Pemerintah Provinsi Bali terkait persyaratan wisatawan nusantara yang ingin masuk ke Bali.

Dalam surat edaran tersebut dituliskan bahwa wisatawan yang ingin masuk ke Bali menggunakan transportasi udara wajib menyertakan hasil swab berbasis PCR selama perjalanan. Kemudian, kedatangan menggunakan transportasi darat dan laut diberlakukan swab antigen, sehingga penggunaan GeNose sudah tidak berlaku lagi.

BACA JUGA:  Epson Luncurkan Slogan Baru untuk Masa Depan Berkelanjutan

“Surat Edaran ini kami buat sesuai dengan arahan dari Menko Marves, Menkes, dan Menhub untuk memperketat jalur masuk ke Bali bagi perjalanan dalam negeri,” kata I Wayan Koster, Gubernur Bali.

 Kebijakan ini secara efektif telah dilakukan sejak tanggal 30 Juni 2021 dan berlaku bagi seluruh wisatawan nusantara yang ingin masuk ke Bali. Bahkan, untuk memastikan keaslian surat keterangan swab PCR dan antigen, wisatawan harus melengkapi data tersebut menggunakan QR-Code.

BACA JUGA:  Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung Mumbai-Denpasar

“Dengan aturan ini, semua orang yang masuk ke Bali tidak akan dibatasi dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat lagi,” Wayan menambahkan.

Berdasarkan data yang diperoleh Wayan, saat ini terdapat 1.408 kasus aktif penyebaran virus COVID-19 yang berada di Provinsi Bali. Terdapat 400 pasien dirawat di rumah sakit, dan 900 lebih orang melakukan karantina terpusat maupun isolasi mandiri.

“Kasus orang meninggal di Bali karena COVID-19 itu masih sangat landai, yaitu di bawah lima orang per harinya. Mudah-mudahan hal ini bisa dikendalikan dalam waktu cepat,” kata Wayan lagi.

BACA JUGA:  Hampir 200 Juta Penduduk akan Mudik Sekaligus Berwisata

Menurutnya, jika kasus penyebaran COVID-19 dapat segera dikendalikan, maka pariwisata Bali akan kembali pulih. Jumlah kunjungan wisatawan pun akan meningkat dan banyak pelaku pariwisata yang terselamatkan. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah kunjungan ke Bali saat ini masih terbilang minim yaitu berkisar antara 8.000 hingga 9.000 per hari.

spot_img
spot_img
spot_img

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...