BerandaNewsPSBB Jakarta Diperketat, Pelaku Hotel Diminta Atur Strategi

PSBB Jakarta Diperketat, Pelaku Hotel Diminta Atur Strategi

Published on

spot_img

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, kembali memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta sejak pekan lalu. Dengan diperketatnya PSBB ini, beberapa sektor pariwisata seperti perhotelan harus menerima dampak bisnisnya seperti yang terjadi di PSBB awal.

Ferry Salanto, Head of Research Colliers International Indonesia, mengatakan, perhotelan memang menjadi sektor pertama yang paling terdampak dari aturan PSBB. Hal ini terjadi lantaran bisnis hotel ditopang dengan berbagai aktivitas bisnis dan liburan sehingga dengan diadakannya PSBB akan mengurangi aktivitas tersebut.

“Padahal, yang saya lihat, bisnis hotel sudah mulai membaik selama masa transisi kemarin. Tetapi, dengan kebijakan baru ini, semuanya kembali ke kondisi awal,” ujar Ferry.

Ia menyebutkan, saat PSBB pertama, bisnis hotel mengalami penurunan hingga 10 persen. Hal yang sama bisa saja terjadi saat ini karena beberapa aktivitas yang mengumpulkan khalayak ramai harus dikurangi. Oleh karena itu, Ferry berharap agar pelaku perhotelan menyiapkan berbagai strategi untuk mengatasi permasalahan ini.

BACA JUGA:  Bank Dunia Beri Bantuan US$1 Miliar untuk Indonesia

“Di PSBB tahap dua ini, sektor perhotelan harus kembali mencari strategi lain agar dapat bertahan seperti pada PSBB awal. Saya harap kondisi ini akan segera membaik, begitu pula dengan bisnis hotel,” dia menambahkan.

Langkah pertama yang dapat dilakukan agar bisnis hotel tetap berjalan ialah dengan mengutamakan protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan juga pemerintah setempat. Beberapa di antaranya ialah jaga jarak, penyediaan tempat cuci tangan, hand sanitizer, hingga wajib menggunakan masker di area hotel.

BACA JUGA:  ZAP Clinic Terbaru Hadir di Kota Banjarmasin

“Saat bisnis hotel ingin baik-baik saja, kemungkinan besar harus ada beberapa penyesuaian operasional di dalamnya. Menjalankan pedoman-pedoman yang ditetapkan WHO memang menjadi hal utama yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Strategi lainnya ialah dengan memanfaatkan teknologi tanpa sentuhan untuk melakukan aktivitas di area hotel. Pelaku hotel harus menambah peralatan terbaru untuk menghasilkan alat yang mendukung sistem tanpa sentuhan.

“Teknologi tanpa sentuhan ini mungkin membutuhkan banyak investasi di dalamnya, tetapi cara ini sangat baik untuk mengubah masa depan hotel. Saya lihat, beberapa hotel kelas atas sudah dapat menerapkan hal ini,” ucapnya lagi.

Selain dari aspek teknologi, strategi bertahan yang dapat dilakukan pelaku hotel ialah dengan melakukan sertifikasi terkait kebersihan, kesehatan, dan keamanan. Sertifikasi ini sebagai salah satu cara untuk meyakinkan para tamu bahwa hotel tersebut sudah terstandarisasi dalam melakukan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Jember Carnaval Conference 2015

Setelah mengutamakan kesehatan, pelaku hotel dapat mencoba strategi lain dengan membuat promosi menarik seperti paket menginap “buy now, pay later“. Promosi ini dapat digunakan untuk keperluan bisnis atau staycation karena dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu, pelaku hotel juga dapat menawarkan paket khusus untuk karantina mandiri selama 14 hari.

“Hotel dapat dijadikan sebagai tempat perlindungan diri bagi mereka yang memang ingin menyendiri atau melakukan karantina mandiri. Siapkan paket kreatif ini dan berikan keuntungan lebih bagi para tamunya dengan gratis makan tiga kali sehari,” dia menambahkan.

spot_img
spot_img

Fuji Rock Festival Picu Tren Wisata Berbasis Musik

Jepang, Venuemagz.com – Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform perjalanan digital Agoda, mengungkapkan...

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet yang Edukatif dan Menghibur

Jakarta, Venuemagz.com – Dyandra Mavic Internasional akan menghadirkan Jakarta International Pet Show (JIPS) pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention...

The Hari Singapore Akan Dibuka pada 2027

Singapura, Venuemagz.com – Harilela Hotels menargetkan Singapura sebagai lokasi ketiga bagi brand hotel prestisiusnya,...

Babak Baru KRISTAInterFOOD 2026: Hadir dengan Venue Lebih Besar dan Siap Manjakan Industri Mamin Global

Jakarta, Venuemagz.com - Krista Exhibitions kembali menghadirkan pameran makanan dan minuman bertajuk InterFood untuk...

Fuji Rock Festival Picu Tren Wisata Berbasis Musik

Jepang, Venuemagz.com – Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform perjalanan digital Agoda, mengungkapkan...

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet yang Edukatif dan Menghibur

Jakarta, Venuemagz.com – Dyandra Mavic Internasional akan menghadirkan Jakarta International Pet Show (JIPS) pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention...

The Hari Singapore Akan Dibuka pada 2027

Singapura, Venuemagz.com – Harilela Hotels menargetkan Singapura sebagai lokasi ketiga bagi brand hotel prestisiusnya,...