Rute Garuda Indonesia ke Eropa Mampir di Medan

Monday, 21 October 19 Bonita Ningsih
Garuda Indonesia
Foto: Dok. Garuda Indonesia

Kementerian Pariwisata telah menentukan lima destinasi wisata super prioritas, salah satunya ialah Danau Toba. Pengembangan infrastruktur pun sudah dilakukan pemerintah agar kelima daerah tersebut dapat segera dipromosikan secara masif.

Tidak hanya Kementerian Pariwisata, berbagai pihak pun ikut mendukung pengembangan lima destinasi wisata super prioritas, salah satunya dilakukan oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia dengan mengubah beberapa rute penerbangannya.

Pikri Ilham Kurniansyah, Direktur Niaga Garuda Indonesia, mengatakan, pihaknya mengubah beberapa rute penerbangan dari Indonesia ke Eropa. Jika sebelumnya penerbangan dilakukan dari Indonesia langsung ke Eropa, saat ini Garuda Indonesia melakukan transit ke Bandara Kualanamu, Medan, lalu dilanjutkan lagi perjalanan ke Eropa.

“Kita sudah melakukan itu untuk penerbangan ke London dan Amsterdam,” kata Pikri saat di acara Rembuk Nasional Pariwisata Indonesia 2019 yang digelar di Aruba Room The Kasablanka, Jakarta.

Untuk penerbangan ke Amsterdam, Garuda Indonesia mengubah rute dari Jakarta-Amsterdam menjadi Denpasar-Medan-Amsterdam. Pengubahan rute tersebut mulai dilakukan pada awal Oktober ini.

“Bagi yang sudah membeli tiket dari Jakarta ke Amsterdam, akan kita terbangkan dahulu ke Kualanamu dari Jakarta. Setelah itu, baru melanjutkan kembali penerbangannya menuju Amsterdam,” ucapnya.

Penerbangan Denpasar-Medan-Amsterdam menggunakan pesawat airbus berkapasitas 200 lebih penumpang. Penggunaan Airbus ini diharap Pikri akan semakin membuat penumpang nyaman saat berada di perjalanan.

Lebih lanjut Pikri mengatakan, Garuda Indonesia melakukan transit ke Kualanamu karena di Medan ada satu dari lima destinasi wisata super prioritas, yakni Danau Toba. Ia berharap dengan dilakukannya transit ini dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan pariwisata Indonesia melalui destinasi yang diunggulkan.

Irfan Wahid, Ketua Tim Program Quick Win Pengembangan Destinasi Wisata, mendukung apa yang dilakukan Garuda Indonesia dengan melakukan transit ke Bandara Kualanamu, Medan. Tidak hanya mendorong destinasi ke Danau Toba, tetapi destinasi wisata sekitar Danau Toba juga akan terbantu dalam segi promosi.

“Masih banyak kawasan di sekitar Danau Toba yang belum terekspos oleh orang banyak. Makanya, kita masih memerlukan banyak promosi untuk mendatangkan wisatawan yang lebih banyak,” ungkap Irfan.

Irfan mencontohkan kawasan Huta Ginjang yang merupakan destinasi wisata yang masuk ke dalam Geosite Danau Toba. Menurutnya, tempat ini merupakan spot foto terbaik saat mengunjungi Danau Toba dan masih banyak orang yang belum mengetahui keberadaannya.

“Dulu saya berpikir tidak akan mau lagi ke Danau Toba karena letaknya yang jauh dari bandara. Tapi, setelah saya mengetahui Huta Ginjang ini, saya sangat takjub dan ingin terus kembali ke sana,” ucapnya.