BerandaNewsSandiaga Uno Evaluasi Kebijakan Bebas Visa ke Indonesia

Sandiaga Uno Evaluasi Kebijakan Bebas Visa ke Indonesia

Published on

spot_img
spot_img

Kebijakan bebas visa kunjungan ke Indonesia untuk ratusan negara dunia sedang ditinjau ulang oleh pemerintah. Dalam hal ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan pihak terkait lainnya untuk membicarakan masalah tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menilai konsep bebas visa yang diterapkan selama ini tidak menguntungkan pariwisata Indonesia. Menurutnya, kebijakan ini tidak memiliki aspek resiprositas atau timbal balik dan berkeadilan.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Mempercepat Target 70 Persen Masyarakat Tervaksinasi Covid-19 dengan Mobil Vaksin Geber

“Kenapa saya bilang tidak memiliki aspek timbal balik karena negara yang kita berikan bebas visa itu tidak memberikan hal serupa kepada kita. Jadi, saya setuju kalau kebijakan ini dievaluasi bersama,” kata Sandiaga.

Bahkan, ketika aturan tersebut dievaluasi, pariwisata Indonesia akan mendapat keuntungan yang lebih banyak dari sebelumnya. Sandiaga menyebutkan seperti mendapatkan kualitas length of stay yang panjang, kualitas belanja lebih baik, hingga memiliki dampak keberlanjutan terhadap lingkungan yang lebih berkesinambungan.

BACA JUGA:  Indonesia dan Eurasia Menandatangani Nota Kerja Sama Ekonomi

“Saat ini yang kita dukung adalah pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Oleh karenanya, kita harus mendorong aspek kualitas di atas kuantitas dengan pariwisata yang lebih personalized, customized, localized, smaller in size,” jelasnya lagi.

Evaluasi ini nantinya juga akan membahas penggunaan teknologi terkait elektronik bisa maupun visa on arrival seemless. Menurut Sandiaga, Indonesia sudah harus mulai mengadopsi teknologi tersebut untuk memudahkan para wisatawan yang datang.

BACA JUGA:  Pelantikan Pengurus DPD Asperapi Jatim Masa Bakti 2015-2019

“Penggunaan visa elektronik ini akan membuat wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke negara kita. Dengan begitu diharapkan indeks dari tourism dan travel bisa meningkat dari segi kemudahan regulasi untuk sektor pariwisata,” ujar Sandiaga.

spot_img

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...

Hotel Jakarta dan Bali Masuki Model Bisnis Baru, Geser Fokus Okupansi ke Pengalaman Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com - Industri perhotelan di Indonesia kini tengah memasuki fase pertumbuhan baru. Berdasarkan...

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...