BerandaFeatureFormula 1 Dorong Kunjungan Turis ke Malaysia dan Singapura

Formula 1 Dorong Kunjungan Turis ke Malaysia dan Singapura

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com — Ajang balap mobil Formula 1 akan kembali digelar di Malaysia pada 2-4 Oktober 2026, dan dilanjutkan di Singapura pada 9-11 Oktober 2026. Ajang sport tourism tersebut diyakini berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan internasional secara signifikan.

Berdasarkan data Amadeus Travel Intelligence, jumlah kedatangan pesawat dari Kuala Lumpur ke Singapura telah meningkat hingga 74 persen dari tahun ke tahun antara 5-11 Oktober. Hal tersebut menunjukkan daya tarik Formula 1 sangat besar bagi wisatawan internasional.

Data tersebut juga menunjukkan peningkatan untuk penerbangan jarak jauh, dengan Inggris Raya menjadi pasar terbesar pertumbuhannya bagi Malaysia. Penerbangan dari Inggris Raya ke Malaysia tumbuh 49 persen.

Selain itu, jumlah kedatangan ke Singapura juga tumbuh 88 persen dari Amerika Serikat, tumbuh 73 persen dari Inggris Raya, dan tumbuh 54 persen dari Selandia Baru.

Tren ini menunjukkan bahwa fans Formula 1 tidak hanya datang untuk menonton balapan tersebut, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berwisata. Jumlah wisatawan yang tinggal dalam jangka waktu menengah (medium length stays) di Singapura meningkat hingga 49 persen dari tahun ke tahun.

Demografi para wisatawan juga ikut berubah, di mana turis solo dan pasangan menjadi yang paling dominan. Kedatangan turis solo di Kuala Lumpur meningkat 37 persen, sementara di Singapura meningkat 44 persen.

BACA JUGA:  Tiga Perilaku Baru Wisatawan Pasca-Corona

Kemudian, jumlah kedatangan turis pasangan di Malaysia juga meningkat 11 persen, sementara di Singapura meningkat 24 persen.

Bing Han Kee, Regional Vice President Travel Intelligence di Amadeus, mengatakan bahwa penyelenggaraan Formula 1 di Malaysia yang disusul Singapura memberikan kesempatan bagi penggemar balap untuk menikmati dua akhir pekan penuh di Asia Tenggara. Menurutnya, kombinasi dua agenda olahraga kelas dunia tersebut menciptakan daya tarik kuat yang mendorong wisatawan melakukan perjalanan lintas negara dalam satu rangkaian perjalanan.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana ajang olahraga internasional mampu menjadi magnet wisata yang menghasilkan dampak ekonomi berlipat. Wisatawan yang datang tidak hanya membeli tiket pertandingan, tetapi juga menggunakan layanan transportasi, menginap di hotel, berbelanja, hingga mengunjungi destinasi wisata lokal. Efek berganda tersebut menjadikan sport tourism sebagai salah satu segmen yang semakin diperhitungkan oleh banyak negara dalam strategi pengembangan pariwisata.

Sport Tourism Jadi Penggerak Ekonomi

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai negara berlomba menghadirkan ajang olahraga internasional sebagai sarana menarik wisatawan berkualitas tinggi. Berbeda dengan wisata konvensional, pengunjung sport tourism umumnya memiliki pengeluaran yang lebih tinggi karena kebutuhan tiket acara, akomodasi, transportasi, serta aktivitas hiburan tambahan selama berada di destinasi.

BACA JUGA:  Mengemas MICE Pulau Celebes

Selain itu, penyelenggaraan event olahraga berskala besar juga memberikan manfaat berupa promosi destinasi secara global. Tayangan televisi dan konten digital yang menjangkau jutaan penonton dapat meningkatkan eksposur suatu negara tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

Studi Kasus Indonesia

Indonesia juga telah merasakan manfaat ekonomi dan pariwisata dari penyelenggaraan berbagai ajang olahraga internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu contoh yang paling menonjol adalah MotoGP Mandalika di Nusa Tenggara Barat. Sejak pertama kali digelar pada 2022, ajang balap motor dunia tersebut berhasil menarik puluhan ribu penonton, termasuk wisatawan mancanegara. Kehadiran MotoGP tidak hanya meningkatkan tingkat hunian hotel di Lombok, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, restoran, transportasi lokal, hingga ekonomi kreatif.

MotoGP Mandalika

Pemerintah juga menjadikan penyelenggaraan MotoGP sebagai sarana memperkenalkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika kepada pasar global. Dampaknya, Mandalika semakin dikenal sebagai destinasi wisata olahraga dan destinasi premium Indonesia.

Contoh lainnya adalah penyelenggaraan F1Powerboat di Danau Toba, Sumatera Utara. Event tersebut berhasil menarik wisatawan domestik maupun internasional ke salah satu destinasi super prioritas Indonesia. Kehadiran ajang balap perahu motor kelas dunia itu tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga memperkuat citra Danau Toba sebagai destinasi yang mampu menjadi tuan rumah event internasional.

BACA JUGA:  Geopark Run Series 2026–2027 Hadir di Empat Geopark Unggulan Indonesia

Tidak hanya itu, Indonesia juga sukses menggelar Piala Dunia FIFA U-17 pada 2023 yang berlangsung di beberapa kota. Turnamen tersebut mendatangkan ribuan atlet, ofisial, media, dan suporter dari berbagai negara. Selain memberikan dampak ekonomi langsung melalui sektor perhotelan dan transportasi, ajang tersebut juga memperlihatkan kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan event olahraga global.

Kesuksesan berbagai event sport tourism tersebut menunjukkan bahwa sport tourism memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur, konektivitas transportasi, serta promosi yang tepat, ajang olahraga dapat menjadi pintu masuk bagi peningkatan kunjungan wisatawan dan investasi di sektor pariwisata.

Melihat keberhasilan Formula 1 dalam mendorong mobilitas wisatawan di Malaysia dan Singapura, Indonesia memiliki peluang untuk terus mengembangkan strategi serupa melalui berbagai event olahraga internasional. Kombinasi antara kompetisi olahraga, atraksi wisata, dan pengalaman budaya lokal dapat menciptakan nilai tambah yang mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama dan membelanjakan lebih banyak uang di destinasi yang mereka kunjungi.

Dorong Inovasi F&B, éL Hotel Bandung Gelar Solarium Bar Take Over with Mozzar

Bandung, Venuemagz.com - éL Hotel Bandung kembali menghadirkan inovasi baru untuk layanan Food &...

Cosmobeauté Indonesia 2026 Segera Digelar, Hadirkan Kelas Kecantikan Bagi Disabilitas hingga AI

Tangerang, Venuemagz.com - Industri kosmetik Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan semakin bertambahnya jumlah...

Pentingnya Persepsi Baik Terhadap Destinasi Wisata

Malang, Venuemagz.com – Keamanan menjadi salah satu faktor yang menentukan keberlanjutan sebuah destinasi wisata....

FLOII Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Program Menarik Seputar Tanaman Hias Eksotis

Tangerang, Venuemagz.com - Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 akan segera digelar pada 17–20...

Geopark Run Series 2026–2027 Hadir di Empat Geopark Unggulan Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Penyelenggaraan Geopark Run Series 2026–2027 resmi diluncurkan di Jakarta. Acara yang...

Golden Rama Catat Pertumbuhan 50 Persen Produk Sports Holiday Selama 2025

Jakarta, Venuemagz.com - Trend sport tourism tengah berkembang beberapa tahun belakangan ini dan diprediksi...

Trend Sport Tourism Diprediksi Makin Kuat Pada 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Perusahaan perjalanan Golden Rama menyebut telah terjadi pergeseran yang signifikan terhadap...