BerandaNewsSandiaga Uno Pastikan Penataan Fasilitas TN Komodo Utamakan Keberlanjutan Lingkungan

Sandiaga Uno Pastikan Penataan Fasilitas TN Komodo Utamakan Keberlanjutan Lingkungan

Published on

spot_img

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menegaskan bahwa penataan sarana dan prasarana di zona pemanfaatan Taman Nasional (TN) Komodo tak menimbulkan dampak negatif. Menurutnya, pembangunan ini dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.

Sandiaga menilai bahwa penataan sarana dan prasarana di TN Komodo dilakukan untuk memperbaiki fasilitas yang sudah rusak dan usang. Tujuannya adalah untuk mengutamakan keselamatan pengunjung agar merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke lokasi wisata tersebut.

BACA JUGA:  Poltekpar Siap Ciptakan SDM Pariwisata yang Berdaya Saing Internasional

“Waktu saya berkunjung ke sana, saya melihat memang banyak fasilitas yang perlu diperbaiki. Makanya, langkah ini kita ambil karena berkaitan dengan masalah keselamatan, berkaitan dengan kesehatan, dan juga keberlanjutan lingkungan,” kata Sandiaga.

Perbaikan yang dilakukan mulai dari ranger camp, guide camp, researcher camp, plaza deck, resting post, elevated deck, reservoir tank, distribution pipeline, waiting room for visitor, jetty, coastal protection, ruang tunggu wisatawan, hingga ruang informasi. Sandiaga juga memastikan bahwa seluruh penataan tersebut tidak akan menimbulkan dampak negatif terhadap Outstanding Universal Value (OUV) situs warisan alam dunia Taman Nasional Komodo.

BACA JUGA:  GIPI Berikan Dua Dokumen Penting Ke Sandiaga Uno

“Di sini, yang kami lakukan adalah mengganti sarana dan prasarana yang tidak layak dengan sarana yang lebih memadai dan berstandar internasional,” dia menambahkan.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga telah memastikan bahwa pembangunan di Resort Loh Buaya Pulau Rinca TN Komodo tidak akan menimbulkan dampak negatif terhadap OUV situs warisan alam dunia TN Komodo. Menurutnya, semua itu berdasarkan hasil kajian penyempurnaan Environmental Impact Assessment (EIA) yang dilakukan bersama oleh lintas kementerian/lembaga serta pakar lainnya dengan kaidah-kaidah yang ditetapkan IUCN (Uni Internasional untuk Konservasi Alam).

BACA JUGA:  Wisata Medis akan Tumbuh 25 Persen Per Tahun

“Jadi, jangan khawatir tentang hal ini, karena kita mengutamakan keberlanjutan lingkungan dan konservasi,” ungkapnya lagi.

Midnight Soul Garden: Pesta Tahun Baru Bersama Maliq & D’essentials di Grand Sahid Jaya Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com — Grand Sahid Jaya Jakarta resmi memperkenalkan Midnight Soul Garden, sebuah perayaan...

Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Beroperasi Kembali, Dorong Kunjungan Wisman Tiongkok ke Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Maskapai Shenzhen Airlines kembali membuka penerbangan langsungnya dari Shenzhen–Jakarta (PP) untuk...

Wellness Tourism Jadi Pilar Utama Pariwisata Indonesia, Bali Pimpin Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com - Industri wellness tourism di Bali terus menunjukkan kilaunya di dunia internasional....

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Midnight Soul Garden: Pesta Tahun Baru Bersama Maliq & D’essentials di Grand Sahid Jaya Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com — Grand Sahid Jaya Jakarta resmi memperkenalkan Midnight Soul Garden, sebuah perayaan...

Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Beroperasi Kembali, Dorong Kunjungan Wisman Tiongkok ke Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - Maskapai Shenzhen Airlines kembali membuka penerbangan langsungnya dari Shenzhen–Jakarta (PP) untuk...

Wellness Tourism Jadi Pilar Utama Pariwisata Indonesia, Bali Pimpin Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com - Industri wellness tourism di Bali terus menunjukkan kilaunya di dunia internasional....