BerandaNewsTiga Langkah Strategis Pemerintah Tangani Dampak COVID-19

Tiga Langkah Strategis Pemerintah Tangani Dampak COVID-19

Published on

spot_img

Untuk mengatasi dampak dari COVID-19 terhadap pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio akan menjalankan tiga langkah strategis, yakni masa tanggap darurat, pemulihan (recovery), dan normalisasi.

“Di tahap tanggap darurat ini kami memberikan support kepada tenaga kesehatan untuk menyiapkan akomodasi, makanan, hingga transportasi. Karena tenaga kesehatan saat ini menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus COVID-19 agar tidak meluas. Untuk itu, kita perlu support yang luar biasa, selain berkoordinasi dengan K/L dan berbagai pihak terkait dalam mengambil langkah-langkah untuk mendukung industri atau pelaku pariwisata Indonesia,” kata Wishnutama.

BACA JUGA:  NTT Luncurkan Empat Acara Pariwisata Utama di 2018

Di tahap kedua, yakni pemulihan, Kemenparekraf akan melakukan identifikasi dan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lain untuk mengidentifikasi dampak secara detail akibat wabah COVID-19. Selanjutnya, Kemenparekraf akan memberi dukungan pada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dari sisi ketenagakerjaan, utilitas, keringanan retribusi, relaksasi pinjaman, pemanfaatan kartu pra kerja, hingga pelatihan online untuk SDM.

Langkah yang ketiga adalah normalisasi, yakni melakukan promosi kembali di dalam maupun luar negeri, serta menyiapkan insentif untuk industri pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif. 

BACA JUGA:  Tepat Memilih Venue di Masa Pandemi

Kemenparekraf juga akan kembali menyusun keterlibatan dalam agenda-agenda internasional dan kalender event nasional untuk menunjang kegiatan wisata. Selanjutnya, kembali membenahi destinasi, khususnya dari sisi keamanan dan keselamatan, sumber daya manusia, serta daya tarik setiap destinasi.

“Dan yang harus kita pelajari nantinya adalah bagaimana psikologis para traveler yang berbeda-beda. Ada yang trauma dengan wabah COVID-19 ini. Ada juga pandangan traveler karena terlalu lama di rumah sudah ingin cepat-cepat keluar untuk berwisata. Kita ingin psikologi dan pandangan traveler yang seperti ini yang berkembang,” kata Wishnutama.

BACA JUGA:  Epson Hadirkan Lima Solution Center untuk Tingkatkan Layanan B2B

Pada langkah awal pasca-pemulihan nantinya, Wishnutama menekankan pentingnya untuk lebih dahulu memobilisasi wisatawan nusantara.

“Sudah tentu untuk tahap awal kita menggerakkan wisnus terlebih dahulu. Saya harap juga teman-teman wartawan bersama-sama kita optimistis dan membantu menumbuhkan sikap positif hingga pandemi ini usai. Tentunya agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini kembali normal dalam waktu yang lebih cepat,” katanya.

spot_img
spot_img

Ini Layanan Publik Pemprov DKI Jakarta yang Hadir di Jakarta Fair 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tengah digelar di Jakarta International Expo...

Pekan Raya Grogol 2026 Siap Digelar di Aston Kartika Grogol

Jakarta, Venuemagz.com – Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center berkolaborasi dengan Pemerintah Kota...

Teknologi Mengubah Cara Memilih Destinasi, Kepercayaan Tetap Menjadi Kunci

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah wajah industri pariwisata global, termasuk di Indonesia....

Wisata Medis di Malaysia Masih Menjadi Favorit Warga Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com -- Indonesia masih menjadi pasar utama bagi sektor wisata medis Malaysia. Hal...

Destinasi yang Paling Terdampak Corona Justru Paling Cepat Pulih

Pariwisata di Bali memang yang paling berdampak akibat pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia. Dari...

Sekarang Minimalisir, Berikutnya Langkah Recovery

Tepat pukul 17.00 WIB pada 7 April 2020, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama...

Pemda Diminta Bantu Selamatkan Industri Pariwisata dan Ekraf

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak pemerintah daerah (Pemda) secara aktif turut serta...