Seleksi Good Design Indonesia Tetap Berlangsung di Tengah Pandemi

Thursday, 25 June 20 Herry Drajat

Ajang Good Design Indonesia (GDI) yang bertujuan memperkuat pelaku usaha melalui pengembangan produk ekspor tetap digelar oleh Kementerian Perdagangan di tengah pandemi COVID-19. Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag telah menyeleksi 251 peserta yang lolos pada tahap sebelumnya menjadi 89 peserta. Proses seleksi ini dilaksanakan pada 16-18 Juni 2020 di Auditorium Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI), Jakarta.

Pelaksanaan dan penjurian Good Design Indonesia 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dengan pertimbangan keselamatan dan kesehatan tim juri dan peserta, penjurian dilakukan secara daring dan offline. Dalam penjurian tahap ini, 37 peserta hadir langsung ke Jakarta dan 46 peserta hadir secara virtual dengan tetap mengirimkan produk yang dilombakan. Sisanya 6 peserta berhalangan hadir dan tidak mengirimkan produk desainnya. 

Kasan, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, mengatakan, pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat pelaku bisnis Indonesia untuk terus berkarya.

“Semangat ini penting ditumbuhkan guna memajukan produk lokal agar bisa menembus pasar internasional dan bersaing di kancah global sehingga dapat meningkatkan ekspor nonmigas Indonesia,” ujar Kasan.  

Olvy Andrianita, Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag, menjelaskan, ada empat kriteria utama dalam penilaian, yaitu kreativitas dan inovasi baru, laku terjual di pasar domestik dan internasional, memiliki dampak sosial yang baik, dan berkelanjutan di tingkat rantai pasok.

Olvy menambahkan, tim juri Good Design Indonesia menilai secara langsung melalui pengamatan fisik desain, produk, dan konsep desain yang dilombakan serta mendengarkan pemaparan dari masing-masing peserta. Selain itu, tim juri juga melihat bagaimana peserta dalam menerima kritik dan masukan dari juri untuk perbaikan desain produknya. 

Tim juri terdiri dari 9 juri dari Indonesia, 1 juri dari Jepang, serta 1 observer dari Japan Institute of Design Promotion (JDP) dan diketuai Presiden International Council for Small Business (ISBC) Indonesia sekaligus Deputy Chairman-Mark Plus Inc., Jacob Silas Mussry.

Good Design Indonesia bukan sekadar ajang desain yang memberikan hadiah berupa uang bagi pemenang. Visi Good Design Indonesia adalah menjadi platform bagi desainer dan pelaku usaha lokal menuju pasar global. Untuk itu, beberapa stimulus atau bantuan ekspor yang ditawarkan Ditjen PEN kepada para pemenang diwujudkan berupa peluang bisnis, informasi dan peluang pasar ekspor, serta kesempatan promosi, baik di dalam maupun luar negeri.

Sebagai upaya mendorong peningkatan ekspor di Indonesia, Ditjen PEN juga memberikan fasilitas bagi pemenang GDI berupa kesempatan membangun kerja sama dagang dengan sejumlah pembeli lokal maupun buyer asing melalui perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.