Semarang Creative Hub Diisi Karya Terbaik Anak Bangsa

Tuesday, 16 March 21 Bonita Ningsih

Dalam rangka membangkitkan laju ekonomi kreatif di tengah pandemi, pemerintah Kota Semarang, membuat sebuah wadah baru bernama Semarang Creative Hub. Berlokasi di Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah, tempat ini diharapkan dapat mengembangkan industri kreatif khas daerah sana sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah.

Kehadiran Semarang Creative Hub juga sebagai salah satu magnet untuk mendatangkan pelaku industri kreatif ke Semarang karena daerah ini masuk dalam proyeksi pengembangan nasional Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang). Oleh sebab itu, peresmian tempat ini dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dan juga Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

BACA JUGA:   Indonesia Meraih Tiga Penghargaan Di UNWTO Awards

“Dengan diresmikannya Creative Hub, kami berharap ini ke depan akan mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Kota Semarang dan sekitarnya. Dari tempat ini juga bisa menghubungkan ke Borobudur sebagai salah satu dari lima destinasi super prioritas,” kata Taj Yasin.

Sandiaga mengungkapkan, Semarang Creative Hub harus diisi dengan karya anak bangsa terbaik dan produk kreatif kelas dunia. Menurutnya, dengan mengembangkan ekonomi kreatif, maka secara tidak langsung pariwisata juga akan berjalan beriringan. Pasalnya, pariwisata dan ekonomi kreatif tidak dapat dipisahkan sehingga Creative Hub diharapkan akan menjadi simpul yang menghubungkan keduanya.

BACA JUGA:   Maksimalkan Peran ITPC untuk Ekspor Produk Indonesia

“Nantinya, Semarang Creative Hub akan menjadi tempat berkumpul para desainer dalam menghasilkan karya-karya terbaiknya,” ujar Sandiaga.

Sandiaga juga mengapresiasi kerja keras pemerintah dan masyarakat Semarang dalam menghadirkan tempat kreatif ini dalam situasi pandemi. Selain memberikan peluang bagi para pelaku ekonomi kreatif, keberadaan Creative Hub juga diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

“Pelaku bisnis kreatif dan pemerintah juga harus saling kolaborasi agar dapat satu koneksi untuk melangkah lebih maju ke depannya,” Sandiaga menambahkan.

Selain itu, Sandiaga juga mengajak para pelaku bisnis agar tetap kreatif dan berinovasi dalam menghasilkan karyanya. Menurutnya, dengan berinovasi, para desainer di Kota Semarang dapat terus memperbarui produknya dan tidak ketinggalan zaman. Tak hanya inovasi, faktor lain yang tak kalah penting adalah beradaptasi dengan keadaan.

BACA JUGA:   Kabupaten Kepulauan Selayar Luncurkan 12 Event Utama di 2018

“Beradaptasi dalam kondisi apa pun itu sangat penting dilakukan agar produk-produk dari industri kreatif masih tetap bertahan, apalagi sekarang masih di dalam kondisi pandemi,” ucapnya lagi.