BerandaNewsSingapura Tunjukkan Kinerja Terbaik Untuk Pemulihan Pariwisata

Singapura Tunjukkan Kinerja Terbaik Untuk Pemulihan Pariwisata

Published on

spot_img

Colliers International menyebutkan bahwa Singapura menjadi negara yang kuat dalam industri pariwisata dan MICE. Singapura dinilai memiliki pertumbuhan pariwisata yang baik meskipun mengalami hambatan global seperti pandemi COVID-19.

Pada tahun 2019, kinerja pariwisata Singapura meningkat sebesar 3,3 persen menjadi 19,1 juta dari tahun sebelumnya. Ini menjadi pertumbuhan pariwisata yang kuat setelah sebelumnya sempat stagnan di tahun 2015. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan kunjungan dari Asia Utara dan Asia Selatan, khususnya Cina, Indonesia, dan India.

Selain itu, Colliers International juga mencatat bahwa tren kedatangan pengunjung internasional ke Singapura sudah mulai tumbuh pada tahun 2009. Pertumbuhan tersebut semakin meningkat hingga tahun 2019.

Govinda Singh, Executive Director, Head of Hotels & Leisure, Asia menjelaskan bahwa pertumbuhan pengunjung internasional ke Singapura mencapai 8,2 persen dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Pada tahun 2009, pengunjung internasional di Singapura hanya mampu menyumbang S$ 12,6 miliar, sedangkan pada tahun 2019 meningkat hingga S$ 27,7 miliar.

“Pertumbuhan ini didorong dengan meningkatnya kunjungan internasional dari China, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan juga Inggris,” katanya.

Namun, pada tahun 2020 jumlah pengunjung internasional ke Singapura menurun hingga 85,7 persen menjadi 2,7 juta. Bahkan, pada triwulan pertama tahun 2020, penerimaan pariwisata di Singapura menurun 78,4 persen menjadi S$ 4,4 miliar. Hal ini terjadi akibat adanya pembatasan perjalanan global dari dampak pandemi COVID-19.

Meskipun mengalami penurunan, Singh menilai pemerintah Singapura secara aktif melakukan program pemulihan pariwisata di negaranya. Berbagai inisiatif dan promosi pariwisata telah dilakukan pemerintah untuk mendorong kembali kunjungan di tahun 2021. Inisiatif tersebut mencakup jalur perjalanan bisnis yang memungkinkan para pelancong korporat dan diplomatik melewati karantina saat kedatangan ke Singapura dan peluncuran “Air Travel Pass Program”.

Tak hanya itu, pemerintah Singapura telah mengusulkan agar negaranya dapat menjadi tuan rumah acara internasional World Economic Forum pada Agustus 2021 sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kembali MICE dan sektor perhotelan di Singapura.

“Jika acara ini sukses digelar, maka, Singapura mampu membuktikan bahwa negaranya dapat menjadi tuan rumah acara besar global di tengah
pandemi,” dia menambahkan.

spot_img
spot_img

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni...

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...

ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

Jakarta, Venuemagz.com — Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan konferensi ilmiah tahunan...

Saat BTS Datang, Busan Tak Hanya Menjual Konser

Jakarta, Venuemagz.com - Kehadiran BTS di sebuah kota hampir selalu menghadirkan efek berantai. Hotel...

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni...

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...

ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

Jakarta, Venuemagz.com — Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan konferensi ilmiah tahunan...