BerandaNewsSosialisasi Kehadiran INACEB di Jawa Timur

Sosialisasi Kehadiran INACEB di Jawa Timur

Published on

spot_img
spot_img

Kementerian Pariwisata gencar memaksimalkan potensi destinasi bisnis MICE di Jawa Timur dengan mengadakan sosialisasi keberadaan INACEB (Indonesia Convention & Exhibition Bureau). Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, mengatakan, acara ini merupakan agenda sosialisasi INACEB. Tujuannya mendekatkan INACEB dengan kota-kota industri MICE yang telah ditetapkan Kementerian Pariwisata sehingga nantinya dapat diupayakan kerja sama yang kuat dalam mengembangkan industri MICE di Indonesia.

“Sosialisasi keberadaan Indonesia Convention & Exhibition Bureau kepada stakeholder MICE sangat berperan penting untuk menumbuhkan perekonomian lewat destinasi yang saling terintegrasi,” ujar Esthy.

BACA JUGA:  Sandiaga Bahas Potensi Kerja Sama Sport Tourism Indonesia dan Australia

Sosialisasi yang mengangkat tema “Menjadikan Indonesia sebagai Mitra Strategis Pemerintah dan Dunia Usaha” ini juga memberikan paparan tentang fasilitas-fasilitas yang didapat apabila menjadi member INACEB. Pakar MICE Christina L. Rudatin memaparkan, member INACEB juga berkesempatan menjalin jaringan dengan penyelenggara acara untuk menciptakan dan mempromosikan paket perjalanan ke pasar regional sesuai yang ditargetkan. Selain itu, member terakomodir akan mendapatkan akses ke profil database event organizer nasional dan internasional.

Menurut Christina, pola pikir dalam pengembangan pariwisata Indonesia saat ini dinilai masih berkutat pada leisure atau pelesir. Hal inilah yang membuat strategi pariwisata yang dikembangkan masih terbatas untuk segmen leisure. Padahal, pariwisata saat ini mulai banyak yang mengedepankan sektor pariwisata berkonsep bisnis dan leisure alias “bleisure“. Indonesia yang memiliki sumber daya pendukung dinilai perlu untuk mulai serius mengembangkan sektor bleisure ini.

BACA JUGA:  Hotel Sultan Ditutup, Bagaimana Nasib Bisnis MICE di Jakarta? 

“Sekarang sedang berkembang wisatawan bisnis dan leisure. Untuk itu, potensi MICE jika dimaksimalkan akan sangat lebih baik dan saling menguntungkan,” ujar Christina.

Nantinya, kata Esthy akan dirancang kolaborasi INACEB dalam mendukung kota-kota yang memiliki obyek wisata yang juga memiliki fasilitas convention hall, amenitas lengkap, dan mempromosikan destinasi bisnis MICE.

Sebagai catatan, Kementerian Pariwisata juga memaparkan kepada semua peserta bahwa dari sisi peraturan, Indonesia telah menyederhanakan beberapa peraturan untuk memudahkan wisatawan mancanegara berkunjung ke Tanah Air, mulai dari bebas visa kunjungan sementara untuk masuk ke Indonesia, Clearance Approval for Indonesia Territory (CAIT) untuk menarik lebih banyak yacht  ke Indonesia, dan mencabut peraturan Cabotage untuk kapal pesiar di lima pelabuhan utama di Indonesia.

spot_img

Tinta Asli Epson: Rahasia Hasil Cetak Tajam, Printer Awet, dan Bebas Masalah

Masih tergoda menggunakan tinta murah yang belum jelas keasliannya? Banyak pengguna printer baru menyadari...

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...

House of Tugu Old Town Jakarta Hadirkan Speakeasy Bar De Tiger

Jakarta, Venuemagz.com — Batavia Lama kembali bersinar. De Tiger, sebuah Far East Speakeasy Bar...

Kolaborasi Seni dan Desain Interior Hadir di Pameran Alaya Kala

Jakarta, Venuemagz.com - SANKHARA Art bersama Quatro Design Studio, Theory of Living, dan Pola...