BerandaNewsPembangunan Homestay Desa Wisata Kemiren akan Diprioritaskan

Pembangunan Homestay Desa Wisata Kemiren akan Diprioritaskan

Published on

spot_img

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Banyuwangi, Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi Bupati Abdullah Azwar Anas meluangkan waktu untuk memberikan bantuan kepada para pengelola homestay di Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi, sekaligus memberikan arahan kepada para peserta kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas usaha masyarakat bagi pengelola homestay.

Arief Yahya mengatakan, Kementerian Pariwisata telah menetapkan Desa Kemiren di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai salah satu dari 10 desa wisata prioritas. “Pengembangan sarana prasarana dalam rangka menunjang aksesibilitas dan amenitas Desa Wisata Kemiren ini harus mendapat prioritas dengan melibatkan perangkat dan masyarakat desa dalam RPJMDes,” kata Arief Yahya.

BACA JUGA:  Industri Pariwisata Harus Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan pada 2021

Arief Yahya menjelaskan, aksesibilitas dan amenitas ke desa wisata menjadi penting dalam memperkuat unsur 3A (Atraksi,  Aksesibilitas, dan Amenitas). Keberadaan fasilitas yang baik akan menjadi daya saing bagi Desa Wisata Kemiren dalam menarik wisatawan lebih banyak lagi.

Kegiatan peningkatan kapasitas usaha masyarakat destinasi pariwisata bidang pengelolaan homestay di Desa Kemiren ini berlangsung pada 9-10 September 2017. Acara ini menyertakan 55 orang pemilik homestay dengan menghadirkan narasumber antara lain Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang IT Samsriyono, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Perkotaan dan Wisata Perdesaan Vitria Ariani, serta dihadiri Asdep Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat (TKDPM) Oneng Setya Harini, perwakilan Disbudpar Kabupaten Banyuwangi, dan Kepala Desa Kemiren Lilik Yuliati.

BACA JUGA:  IHGMA Sebut Pariwisata Indonesia Akan Lama Pulih

Oneng Setya Harini menjelaskan bahwa Kementerian Pariwisata mendukung pengembangan homestay Desa Wisata Kemiren dengan alasan Banyuwangi sebagai salah satu top destination branding dan memiliki banyak event pariwisata serta komitmen pemda dan masyarakat yang menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi. Apalagi, dari Jakarta sudah ada penerbangan langsung oleh maskapai Garuda Indonesia dan Nam Air yang tentunya akan memberikan keuntungan besar bagi masyarakat Banyuwangi untuk peningkatan usaha mereka di bidang pariwisata.

BACA JUGA:  Cara Mitraruma Menghadapi Tantangan Industri Home Improvement

Bantuan Kementerian Pariwisata bagi 55 pengelola homestay di Desa Kemiren antara lain lemari pakaian, seprai, tempat sampah, tong sampah besar, closet jongkok, signage peta homestay desa wisata dan sapta pesona, serta radio handy talky.

Instalasi Gurita Raksasa Hadir di Art Jakarta Gardens 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Untuk kelima kalinya, Art Jakarta Gardens hadir di Hutan Kota by...

Liburan Panjang Mei 2026, Archipelago Hotels Hadirkan Promo Time Out, Relax

Memasuki pertengahan tahun 2026, Archipelago Hotels, grup manajemen hotel swasta terbesar di Asia Tenggara,...

Pameran Empat Dekade Karya Desainer Vivienne Westwood Hadir di Makau 

Makau, Venuemagz.com - Vivienne Westwood & Jewellery Exhibition telah resmi dibuka pada  29 April...

Swiss-Belhotel International Resmikan Kehadiran Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay

Batam, Venuemagz.com – Swiss-Belhotel International mengumumkan soft opening Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay di Batam....

Sahid Osing Resort Menambah Jumlah Amenitas di Kemiren

Menteri Pariwisata Arief Yahya meresmikan Sahid Osing Resort Kemiren Banyuwangi pada 11 November 2017. Kehadiran...