BerandaNewsPembangunan Homestay Desa Wisata Kemiren akan Diprioritaskan

Pembangunan Homestay Desa Wisata Kemiren akan Diprioritaskan

Published on

spot_img
spot_img

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Banyuwangi, Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi Bupati Abdullah Azwar Anas meluangkan waktu untuk memberikan bantuan kepada para pengelola homestay di Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi, sekaligus memberikan arahan kepada para peserta kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas usaha masyarakat bagi pengelola homestay.

Arief Yahya mengatakan, Kementerian Pariwisata telah menetapkan Desa Kemiren di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai salah satu dari 10 desa wisata prioritas. “Pengembangan sarana prasarana dalam rangka menunjang aksesibilitas dan amenitas Desa Wisata Kemiren ini harus mendapat prioritas dengan melibatkan perangkat dan masyarakat desa dalam RPJMDes,” kata Arief Yahya.

BACA JUGA:  Kemenpar Promosi Wisata Bahari Indonesia ke Cina

Arief Yahya menjelaskan, aksesibilitas dan amenitas ke desa wisata menjadi penting dalam memperkuat unsur 3A (Atraksi,  Aksesibilitas, dan Amenitas). Keberadaan fasilitas yang baik akan menjadi daya saing bagi Desa Wisata Kemiren dalam menarik wisatawan lebih banyak lagi.

Kegiatan peningkatan kapasitas usaha masyarakat destinasi pariwisata bidang pengelolaan homestay di Desa Kemiren ini berlangsung pada 9-10 September 2017. Acara ini menyertakan 55 orang pemilik homestay dengan menghadirkan narasumber antara lain Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang IT Samsriyono, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Perkotaan dan Wisata Perdesaan Vitria Ariani, serta dihadiri Asdep Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat (TKDPM) Oneng Setya Harini, perwakilan Disbudpar Kabupaten Banyuwangi, dan Kepala Desa Kemiren Lilik Yuliati.

BACA JUGA:  Strategi Kementerian Pariwisata untuk Pulihkan Selat Sunda

Oneng Setya Harini menjelaskan bahwa Kementerian Pariwisata mendukung pengembangan homestay Desa Wisata Kemiren dengan alasan Banyuwangi sebagai salah satu top destination branding dan memiliki banyak event pariwisata serta komitmen pemda dan masyarakat yang menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi. Apalagi, dari Jakarta sudah ada penerbangan langsung oleh maskapai Garuda Indonesia dan Nam Air yang tentunya akan memberikan keuntungan besar bagi masyarakat Banyuwangi untuk peningkatan usaha mereka di bidang pariwisata.

BACA JUGA:  Jumlah Pendaftar Sertifikasi CHSE di Kemenparekraf Meningkat

Bantuan Kementerian Pariwisata bagi 55 pengelola homestay di Desa Kemiren antara lain lemari pakaian, seprai, tempat sampah, tong sampah besar, closet jongkok, signage peta homestay desa wisata dan sapta pesona, serta radio handy talky.

spot_img
spot_img
spot_img

Pameran GIFA & METEC 2026 Kembali Hadir untuk Jawab Kebutuhan Teknologi Logam Nasional

Jakarta, Venuemagz.com - Pamerindo Indonesia bersama Messe Düsseldorf Asia kembali menyelenggarakan GIFA dan METEC...

ITB India 2026 Hadirkan Program Konferensi yang Melibatkan Para Pemimpin Industri Pariwisata

Mumbai, Venuemagz.com – ITB India 2026 akan menghadirkan jajaran pemimpin industri perjalanan dan pariwisata...

Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon Tawarkan Paket Wellness dan Family untuk Liburan Akhir Tahun

BINTAN, Venuemagz.com – Menyambut libur sekolah September di Singapura serta meningkatnya perencanaan perjalanan akhir...

Mövenpick Resort & Spa Bintan Lagoon Resmi Dibuka, Hadirkan Destinasi Tepi Pantai dengan Fasilitas Lengkap di Bintan

BINTAN, Venuemagz.com – Mövenpick Hotels & Resorts resmi membuka Mövenpick Resort & Spa Bintan...

Sahid Osing Resort Menambah Jumlah Amenitas di Kemiren

Menteri Pariwisata Arief Yahya meresmikan Sahid Osing Resort Kemiren Banyuwangi pada 11 November 2017. Kehadiran...