BerandaNewsStrategi Kemenparekraf Hadapi Isu Resesi 2023

Strategi Kemenparekraf Hadapi Isu Resesi 2023

Published on

spot_img
spot_img

Setelah diterpa badai pandemi COVID-19, perekonomian dunia akan kembali dihadapi dengan isu resesi pada tahun 2023. Tak hanya mengancam perekonomian dunia, isu resesi juga akan berdampak besar terhadap pariwisata Indonesia. 

Berdasarkan pernyataan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Indonesia harus selalu waspada terhadap ancaman resesi di tahun 2022. Selain resesi, Sri Mulyani, juga mengatakan utang, geopolitik, hingga perubahan iklim juga akan menjadi ancaman terbesar bagi perekonomian dunia khususnya Indonesia. 

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi isu resesi. Dalam hal ini, Kemenparekraf, akan fokus pada pengembangan wisatawan mancanegara dengan mengarahkan ke pasar-pasar besar yang telah dimiliki Indonesia.

BACA JUGA:  Revitalisasi Pariwisata Dimulai Dari Toilet

“Potensi resesi sudah terpetakan di mana ada tiga lokomotif dunia yaitu Amerika Serikat, China, dan Eropa diperkirakan ekonominya akan melambat. Tentunya ini semua akan berdampak terhadap pengeluaran masyarakat terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelas Sandiaga dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno” secara hybrid pada 9 Januari 2022. 

Nantinya, Kemenparekraf akan fokus pada pasar wisman yang memiliki peluang besar datang ke Indonesia. Beberapa negara yang telah diincar Kemenparekraf untuk berkunjung ke Indonesia adalah India, Australia, Selandia Baru, Malaysia, hingga Singapura.

“Pasar India di Indonesia memiliki peningkatan yang sangat luar biasa, Malaysia dan Singapura juga masih terus bertumbuh. Sedangkan, Australia dan Selandia Baru kami fokuskan karena dianggap tidak masuk zona resesi,” ucap Sandiaga. 

BACA JUGA:  Empat Tren Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 2024

Lebih dari itu, Kemenparekraf juga akan menggenjot pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) yang dijadikan penopang utama bagi industri tersebut. Menurutnya, perekonomian Indonesia masih akan bertumbuh sekitar 5 persen sehingga pihaknya fokus untuk mendorong pergerakan wisnus yang memiliki target 1,2 miliar sampai 1,4 miliar pada 2023.

“Kami menilai pertumbuhan perekonomian negara khususnya di bidang parekraf sangat didorong oleh pergerakan wisatawan nusantara. Kami juga melihat kekuatan ekonomi domestik kita yang menjadi tulang punggung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya lagi.

Saat ini, Kemenparekraf, sedang menentukan definisi pergerakan wisnus yang bergerak antar kabupaten dengan perjalanan enam jam. Menurut Sandiaga, masyarakat yang melakukan perjalanan dengan durasi tersebut dapat diarahkan untuk melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan parekraf.

BACA JUGA:  Tiket.com Selenggarakan Instagram Live Spesial Ramadhan

“Kami bisa picu mereka dengan beberapa kegiatan seperti pelaksanaan event, wisata kuliner, shopping, wisata healing, maupun desa wisata di sekitarnya,” Sandiaga menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Nia Niscaya, mengatakan akan mendorong penyelenggaraan event di luar kabupaten. Selain untuk mempromosikan daerah tersebut, hal ini dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat agar mau berkunjung ke sana. 

“Supaya bisa dinikmati oleh orang-orang di luar wilayah kabupaten itu dan terhitung sebagai wisatawan nusantara. Karena intinya pergerakan orang akan menimbulkan pergerakan ekonomi,” kata Nia.

spot_img

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...

Hotel Jakarta dan Bali Masuki Model Bisnis Baru, Geser Fokus Okupansi ke Pengalaman Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com - Industri perhotelan di Indonesia kini tengah memasuki fase pertumbuhan baru. Berdasarkan...

Resmi Dilantik, Menpar Widiyanti Wardhana Perkuat Pariwisata dengan Empat Strategi Utama 

Widiyanti Wardhana resmi menjabat sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih Presiden...

Sandiaga Uno Serah Terima Jabatan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Baru

Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Menteri Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif baru dalam susunan...

Wonderful Indonesia dan Avoskin Luncurkan Paket Skincare untuk Traveling

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama brand kecantikan lokal, Avoskin, melakukan kerja sama...