BerandaNewsSumatera Selatan Bangun Tourist Information Center

Sumatera Selatan Bangun Tourist Information Center

Published on

spot_img
spot_img

Provinsi Sumatera Selatan tak ingin tampil seadanya saat menyambut Asian Games 2018. Pelayanan dan kemudahan informasi bagi wisatawan terus disiapkan, salah satunya membangun Tourist Information Center. Nantinya, Tourist Information Center akan mempermudah wisatawan domestik maupun mancanegara untuk mengetahui destinasi wisata yang ada di Sumatera Selatan.

“Tourist Information Center segera dibangun. Mudah-mudahan akhir tahun bisa selesai dan siap digunakan pada 2018,” kata Irene Camelyn Sinaga, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan.

Nantinya, Tourist Information Center akan dipusatkan di lokasi-lokasi strategis, seperti Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Benteng Kuto Besak, hingga Jakabaring Sport City. “Untuk lokasi di Jakabaring Sport City nantinya tidak hanya Tourist Information Center TIC Mobile yang beroperasi, food truck juga akan kita operasikan,” ujar Irene.

BACA JUGA:  Sriwijaya Air & NAM Air Pindah ke Terminal 2D Soekarno-Hatta

Tourist Information Center akan dikawal langsung oleh Pemprov Sumatera Selatan, Kementerian Pariwisata, dan pelaku usaha. Ketiga unsur inilah yang berkolaborasi membangun Tourist Information Center di Sumatera Selatan.

“Pembangunan ketiga titik lokasi pusat informasi wisata itu nantinya secara fisik akan diserahkan kepada pemerintah daerah atau pelaku usaha, sedangkan media atau kontennya akan menjadi tanggung jawab Kementerian Pariwisata,” kata Judi Rifajantoro, Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata Kementerian Pariwisata.

BACA JUGA:  Mengemas Kegiatan MICE Agar ‘Menghasilkan’

Proyek percontohannya sudah bisa dilihat di Bandara Soekarno-Hatta. “Pelayanan TIC di bandara ini semua gratis, termasuk minuman dan makanan ringan bantuan dari para sponsor. Jadi, pengelolaan TIC di Palembang itu nantinya sama dengan yang ada di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Judi.

Judi Rifajantoro juga mengatakan ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam membangun Tourist Information Center, yakni lokasi, sumber daya manusia yang mendukung, dan konten.

BACA JUGA:  PT Mitra Natura Raya Kelola Empat Kebun Raya

“Sumatera Selatan mempunyai SDM yang banyak dan sangat qualified. Ada 600 mahasiswa Poltek Pariwisata yang mampu menguasai bahasa asing. Etikanya juga sudah teruji. Jadi, masukan kurikulumnya bisa langsung dipraktikkan di sana,” ujar Judi.

Menurut Arief Yahya, bila dikelola dengan serius, Tourist Information Center nantinya juga bisa menjadi semacam tourism supermall. “Wisman juga bisa mendapat informasi mengenai atraksi wisata, transportasi, akomodasi, dan lain sebagainya. Dan mereka bisa langsung melakukan reservasi dan pembayaran untuk pengalaman wisata yang lebih baik,” ujar Arief Yahya.

spot_img

Resmi Dibuka, ILF & IGT Expo 2026 Perkuat Industri Kulit dan Tekstil Indonesia di Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com - Indo Leather & Footwear (ILF) Expo dan Indo Garment & Textile...

IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 Hadirkan Teknologi Terkini hingga Cek Gigi Gratis

Jakarta, Venuemagz.com - Krista Exhibitions Group bekerja sama Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium...

IndoBeauty Expo 2026 Buka Peluang Investasi dan Kolaborasi Internasional

Jakarta, Venuemagz.com - Industri kecantikan tanah air kini tengah berkembang pesat. Hal ini didorong...

MICE Meets Heritage: Meeting Sambil Belajar Sejarah di House of Tugu Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com – Di tengah hiruk-pikuk Kota Tua Jakarta, House of Tugu hadir sebagai...

Irene: Sumsel Siap Melaksanakan International Musi Triboatton 2017

Provinsi Sumatera Selatan siap melaksanakan International Musi Triboatton 2017 yang akan berlangsung pada 7...