BerandaNewsVaksinasi COVID-19 Pulihkan Sektor Perhotelan Lebih Cepat

Vaksinasi COVID-19 Pulihkan Sektor Perhotelan Lebih Cepat

Published on

spot_img

Colliers International mengeluarkan laporan Hotel Insights Q1 di tahun 2021 untuk wilayah Asia Pasifik. Govinda Singh, Executive Director, Head of Hotels & Leisure, Asia, mengatakan bahwa prospek ekonomi dunia diperkirakan mulai membaik pada semester dua 2021. Hal ini menjadi permulaan yang baik lantaran perjalanan dunia diprediksi baru akan pulih dalam tiga tahun mendatang.

Pemulihan ekonomi dunia tak lepas dari upaya pemerintah dalam meluncurkan vaksin COVID-19 di negaranya masing-masing. Menurut Singh, vaksinasi massal yang akan dilakukan oleh negara-negara maju mulai dilakukan pada musim panas tahun ini.

BACA JUGA:  PT Mitra Natura Raya Kelola Empat Kebun Raya

“Berdasarkan pengamatan kami, pulihnya sektor perjalanan bergantung pada keberhasilan vaksin di Amerika Serikat, Eropa, dan juga Cina. Pasalnya, negara-negara tersebut merupakan pasar utama bagi banyak orang Asia Pasifik saat melakukan perjalanan,” ungkapnya.

Jika vaksinasi COVID-19 berhasil, pariwisata dunia akan perlahan kembali dibuka. Menurut Singh, ketika perbatasan wilayah kembali dibuka, harus dilakukan secara hati-hati dengan mekanisme yang ketat. Pemerintah setempat harus membuat peraturan yang tegas terhadap kedatangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Beberapa hal yang harus diperhatikan ialah dengan melakukan penekanan terhadap faktor kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kenyamanan para wisatawan. Pasalnya, saat pariwisata kembali dibuka, keinginan masyarakat untuk berlibur sangat tinggi sehingga pemerintah setempat harus melakukan sebuah antisipasi.

BACA JUGA:  Molas Trip: Menikmati Flores dari Atas Tunggangan

“Biaya perjalanan yang relatif murah dan permintaan yang tinggi akan cepat mendorong pemulihan di sektor ini. Kami prediksi tiga hingga empat tahun mendatang sektor ini akan pulih, meskipun belum merata secara keseluruhan” ucapnya lagi.

Selain itu, Colliers International juga menyampaikan kinerja sektor perhotelan Asia Pasifik selama tahun 2020. Berdasarkan data yang diperoleh, hunian kamar secara keseluruhan dan tarif harian rata-rata (ADR) menurun menjadi 44,5 persen dan hanya mampu menghasilkan US$65,88 per Desember 2020.

BACA JUGA:  Canon PhotoMarathon Jakarta Tawarkan Hadiah Ratusan Juta Rupiah

“Akibatnya, RevPAR untuk wilayah Asia Pasifik menurun sekitar 51 persen di periode yang sama pada tahun lalu. Tetapi, ada sedikit peningkatan positif sejak Q3 di tahun 2020,” ujar Singh.

Sementara itu, dalam hal hunian kamar, sebagian besar hotel merasakan penurunan lebih dari 30 persen dari tahun ke tahun. Dalam mata uang lokal, hanya daerah Phuket dan Sanya saja yang berhasil menunjukkan peningkatan ADR jika dibandingkan dengan tahun 2019.

spot_img
spot_img

INAMICE 2026 Dorong Transformasi Digital untuk Perkuat Smart Economy Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses menghadirkan 185 peserta offline dan 107 peserta online dari...

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni...

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...

ISCOMICE 2026 Dorong Transformasi Industri MICE melalui Smart Technology dan Human-Centered Innovation

Jakarta, Venuemagz.com — Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan konferensi ilmiah tahunan...

INAMICE 2026 Dorong Transformasi Digital untuk Perkuat Smart Economy Jakarta

Jakarta, Venuemagz.com - Setelah sukses menghadirkan 185 peserta offline dan 107 peserta online dari...

Piala Dunia 2026 Memicu Pertumbuhan Perjalanan Wisata Dunia

Perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (11 Juni...

BTS Bikin Hotel Penuh, Busan Gratiskan Rumah Warganya

Jakarta, Venuemagz.com - Ketika sebuah kota menjadi tuan rumah konser BTS, yang datang bukan...