BerandaNewsTWA Mangrove Angke Butuh Narasi Menarik

TWA Mangrove Angke Butuh Narasi Menarik

Published on

spot_img

Dalam acara Art & Music Discussion dengan tema “Berkarya Bersama Alam” di Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove Angke Kapuk, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa sepanjang tahun 2020 ada sekitar 2 juta orang yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi COVID-19.

Oleh karenanya, pemerintah akan merancang banyak program padat karya untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya adalah menjadikan TWA Mangrove Angke tidak hanya untuk konservasi lingkungan, tapi juga sebagai destinasi wisata favorit di Jakarta. Dengan begitu, lokasi yang sudah ada sejak tahun 1997 ini dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar Jakarta Utara.

BACA JUGA:  Asosiasi Promotor Musik Keluhkan Tarif Venue Selangit, Pilih Pindah ke Malaysia

Community based creative tourism seperti TWA Mangrove Angke ini bisa kita padu padankan dengan beberapa program pemerintah. Hal ini kita lakukan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat sekarang yang sangat membutuhkan,” kata Sandiaga.

Hari Santosa Sungkari, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, mengatakan, untuk mencapai itu semua dibutuhkan promosi yang kuat bagi TWA Mangrove Angke Kapuk. Menurutnya, dibutuhkan narasi yang kuat untuk memperkenalkan tempat ini sebagai salah satu destinasi wisata alam. Apalagi, pasca-pandemi COVID-19 tren wisata berbasis alam akan menjadi pilihan utama bagi turis untuk berwisata.

BACA JUGA:  IPIM Biayai 44 Event MICE Makau

“Selama ini kelemahan kita adalah tidak menceritakan destinasi wisata. Padahal, cara itu dapat menarik banyak wisatawan ke tempat tersebut. Jadi, storytelling destinasi wisata ini perlu diperkuat,” ucap Hari.

Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf Muhammad Neil El Himam mengatakan, untuk mempromosikan TWA Mangrove Angke Kapuk dibutuhkan konten digital di dalamnya. Di kondisi saat ini, digitalisasi memiliki peran penting untuk menarik kedatangan wisatawan ke suatu destinasi wisata.

BACA JUGA:  Modinity dan Rizman Ruzaini Lakukan Kolaborasi Skala Global di Industri Fashion 

“Promo yang menarik lewat konten digital itu juga produk kreatif, di mana teman-teman yang hadir di sini bisa berkreasi membuat suatu konten yang bagus untuk mempromosikan tempat seperti ini,” ujar Neil.

spot_img

Aston Sentul Rayakan 10 Tahun Perjalanannya

Sentul, Venuemagz.com – Aston Sentul Lake Resort & Conference Center dengan bangga merayakan hari...

Perdana, Indo Livestock Expo & Forum Hadirkan Kompetisi terkait Ternak Ruminansia 

Jakarta, Venuemagz.com - Indo Livestock Expo & Forum edisi 19 akan segera hadir pada...

Swiss-Belresidences Kalibata Ajak Tamu Nikmati Kemudahan dan Benefit Eksklusif Lewat Mobile App

Jakarta, Venuemagz.com – Swiss-Belhotel International menghadirkan aplikasi Swiss-Belhotel International yang menjadi langkah penting dalam...

Indo Livestock Expo & Forum 2026 Segera Digelar, Hadirkan Peserta dari 40 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Indo Livestock Expo & Forum akan kembali digelar pada 16–18 Juni...