BerandaNewsWisata Medis akan Tumbuh 25 Persen Per Tahun

Wisata Medis akan Tumbuh 25 Persen Per Tahun

Published on

spot_img

Industri wisata medis dunia diperkirakan tumbuh besar di tahun-tahun mendatang, dengan laporan terbaru memperkirakan pertumbuhan per tahunnya mencapai 25 persen dalam satu dekade ke depan.

Laporan Medical Tourism Index (MTI) yang dikeluarkan oleh Visa dan Oxford Economics menunjukkan bahwa sektor wisata medis saat ini bernilai US$439 miliar, dan diperkirakan dapat tumbuh hingga mencapai US$3 triliun pada tahun 2025. Hal tersebut mengingat bahwa sekitar tiga hingga empat persen populasi dunia akan melakukan perjalanan internasional untuk melakukan perawatan medis dalam satu dekade mendatang.

BACA JUGA:  Personalisasi untuk Menjaring Wisatawan eSports

“Batasan untuk memperoleh perawatan medis yang berkualitas telah hilang,” ujar Renee-Marie Stephano, Presiden Medical Tourism Association.

“Spekulasi mengenai industri wisata medis sebagai sebuah fenomena telah usai. Laporan dari Medical Tourism Index ini menunjukkan bahwa wisata medis menyediakan kesempatan kepada para investor untuk menanamkan modalnya dan melakukan langkah yang tepat di sebuah destinasi untuk memikat pasien datang berkunjung,” ujar Mark Fetscherin, Associate Professor International Business & Marketing Rollins College.

Medical Tourism Index menampilkan 41 destinasi teratas bagi mereka yang mencari fasilitas kesehatan terbaik dengan biaya terjangkau di seluruh dunia. Kanada, Inggris Raya, Israel, Singapura, dan India merupakan lima teratas negara dengan fasilitas wisata medis yang terbaik, diikuti oleh Jerman, Prancis, Korea Selatan, Italia, dan Kolombia.

BACA JUGA:  Kemenpar Sediakan 75 Paket Wisata bagi Kontingen Asian Games 2018

Amerika Serikat memimpin dengan jumlah pengeluaran wisata medis, sedangkan negara-negara di Asia merupakan yang pertumbuhannya cukup tinggi. Laporan tersebut juga memprediksi Cina akan melangkahi Amerika Serikat sebagai pasar wisata medis terbesar di dunia dalam 10 tahun ke depan.

Salah satu alasan utama mengapa wisata medis berkembang pesat adalah meningkatnya jumlah penduduk dunia yang memasuki usia senja. Data dari Visa menunjukkan bahwa 13 persen seluruh perjalanan internasional pada 2025 akan dilakukan oleh wisatawan lansia. Faktor lain yang mendorong pertumbuhan wisata medis adalah semakin baiknya infrastruktur transportasi, terutama dibangunnya bandara-bandara baru.

BACA JUGA:  Gerakan Jaga Bhumi Peringati Hari Menanam Pohon Nasional dan Dunia di CFD

Lebih dari 3.000 delegasi dunia dari industri wisata media akan hadir di Washington DC pada September 2016 untuk menghadiri acara The 9th World Medical Tourism & Global Healthcare Congress.

Penulis: Harry Purnama

spot_img

Dari Thailand ke Jakarta, Ressa Maulani Hadirkan Strategi Baru Bangun Brand Hospitality Premium

Jakarta, Venuemagz.com - Industri hospitality Indonesia kini bergerak ke arah yang lebih dinamis. Kekuatan...

Silhouette by The Zero Phuket Hadir di Nai Yang dengan Pendekatan Berbeda

Phuket, Venuemagz.com – Silhouette by The Zero Phuket hadir di Nai Yang sebagai wujud...

Aston Sentul Rayakan 10 Tahun Perjalanannya

Sentul, Venuemagz.com – Aston Sentul Lake Resort & Conference Center dengan bangga merayakan hari...

Perdana, Indo Livestock Expo & Forum Hadirkan Kompetisi terkait Ternak Ruminansia 

Jakarta, Venuemagz.com - Indo Livestock Expo & Forum edisi 19 akan segera hadir pada...

Dari Thailand ke Jakarta, Ressa Maulani Hadirkan Strategi Baru Bangun Brand Hospitality Premium

Jakarta, Venuemagz.com - Industri hospitality Indonesia kini bergerak ke arah yang lebih dinamis. Kekuatan...

Silhouette by The Zero Phuket Hadir di Nai Yang dengan Pendekatan Berbeda

Phuket, Venuemagz.com – Silhouette by The Zero Phuket hadir di Nai Yang sebagai wujud...

Aston Sentul Rayakan 10 Tahun Perjalanannya

Sentul, Venuemagz.com – Aston Sentul Lake Resort & Conference Center dengan bangga merayakan hari...