BerandaNewsPersonalisasi untuk Menjaring Wisatawan eSports

Personalisasi untuk Menjaring Wisatawan eSports

Published on

spot_img

Para pengamat industri memprediksi bahwa jumlah gamer PC dan mobile di Asia Tenggara akan mencapai 400 juta pada 2021 dan menghasilkan pendapatan sebesar US$4,4 juta. Untuk wilayah Asia, Indonesia dan Thailand termasuk pasar gaming terbesar.

Pemerintah Indonesia juga telah mulai memerhatikan eSports. Yuni Poerwanti, Pelaksana Tugas Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, mengatakan, Indonesia dapat menjadi “macan dunia” dalam arena eSports. Beberapa perusahaan Indonesia juga terlihat berusaha mengikuti tren ini, seperti Garuda yang meluncurkan sebuah karakter in-game dan Salim Group yang mendirikan sebuah perusahaan patungan di bidang eSports.

BACA JUGA:  Kolaborasi Antar Kementerian Untuk Siapkan Labuan Bajo Sebagai Venue Side Event G20

Meskipun banyak perusahaan penyedia layanan perjalanan wisata belum memanfaatkan peluang dari wisatawan eSports karena keterbatasan data, tetapi jelas ada peluang yang signifikan pada industri ini.

Menurut Raymond Setokusumo, Direktur Galileo Indonesia, agar penonton online streaming pertandingan eSports mau melakukan perjalanan wisata mengunjungi pertandingan eSports diperlukan pengetahuan tentang apa yang mendorong para penggiat dan penonton pasif eSports mau menghadiri kompetisi cabang olahraga tersebut. Pengetahuan tersebut dinamakan “personalisasi”.

BACA JUGA:  Bulan Depan Bali Sudah Bisa Terima Wisatawan

Raymond mengatakan, “Untuk mencari jawaban dari pertanyaan tersebut, perusahaan-perusahaan penyedia layanan perjalanan wisata dapat belajar banyak dari bagaimana industri video game menjadi teladan dalam hal personalisasi di dunia melalui karakter game yang dapat disesuaikan menurut selera atau pun fitur-fitur yang dapat dibeli di dalam sebuah game.”

Dalam kasus eSport, Travelport akan memberikan bantuan mulai dari bagaimana cara terlibat dengan penonton eSport sesuai dengan minat untuk menonton sebuah acara eSports secara langsung meskipun gelaran bisa berlangsung  selama 7-30 hari, tergantung kemungkinan menang sebuah tim dan hasil dari babak kualifikasi dan knock­-out.

Pendekatan ini penting apabila kita ingin menciptakan pengalaman perjalanan wisata yang unik dan tak terlupakan, dan akan semakin penting seiring transisi menuju dunia customer-centric yang penuh dengan berbagai alasan baru untuk melakukan perjalanan wisata.

Transnusa Resmikan Penerbangan Langsung Bali ke Phuket

Jakarta, Venuemagz.com - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Denpasar–Phuket...

ITB India 2026 Berakhir di Mumbai, Memperkuat Koneksi Global dengan Pasar Wisata India

Mumbai, Venuemagz.com – ITB India 2026 resmi berakhir di Jio World Convention Centre, Mumbai,...

Hadir Perdana di Pulau Jawa, Angsana Bogor Gunung Geulis Tawarkan Pengalaman Menginap Bagi Keluarga

Bogor, Venuemagz.com - Angsana bagian dari Banyak Group meluncukan hotel terbarunya yang berlokasi di...

Four Points by Sheraton Bekasi Gelar Pameran Pernikahan dengan Hadiah Cincin Rp25 Juta 

Bekasi, Venuemagz.com - Four Points by Sheraton Bekasi akan menggelar pameran pernikahan bertajuk NIAT...

Transnusa Resmikan Penerbangan Langsung Bali ke Phuket

Jakarta, Venuemagz.com - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Denpasar–Phuket...

ITB India 2026 Berakhir di Mumbai, Memperkuat Koneksi Global dengan Pasar Wisata India

Mumbai, Venuemagz.com – ITB India 2026 resmi berakhir di Jio World Convention Centre, Mumbai,...

Hadir Perdana di Pulau Jawa, Angsana Bogor Gunung Geulis Tawarkan Pengalaman Menginap Bagi Keluarga

Bogor, Venuemagz.com - Angsana bagian dari Banyak Group meluncukan hotel terbarunya yang berlokasi di...