BerandaRestoSwiss-Cafe Restaurant Tampilkan Live Cooking Setiap Harinya

Swiss-Cafe Restaurant Tampilkan Live Cooking Setiap Harinya

Published on

spot_img
spot_img

Hotel semi-apartemen Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum memiliki konsep unik di restorannya, yakni dengan cara live cooking setiap sarapan dan beberapa acara tertentu. Restoran yang dinamakan Swiss-Cafe Restaurant ini terletak di lantai satu, dan setiap harinya menampilkan menu berbeda saat live cooking.

Jamaludin, Sous Chef Swiss-Cafe Restaurant, mengatakan, konsep ini dilakukan sejak hotel ini dibuka untuk umum pada Maret 2019. Menurutnya, ini menjadi sebuah terobosan baru lantaran tidak banyak hotel yang mengusung konsep seperti ini. Biasanya, hotel lain hanya melakukan live cooking untuk memasak berbagai jenis telur.

BACA JUGA:  Pago Restaurant Raih Trip Advisor Travelers' Choice Winner 2020

“Kalau kita di sini tidak hanya memasak telur, tapi juga berbagai jenis masakan pernah kita lakukan secara langsung di dapur, mulai dari masakan Indonesia hingga masakan luar,” ujar Jamaludin.

Jamaludin menyebutkan beberapa jenis makanan yang pernah dimasak secara langsung, seperti mi tarik atau lamian, mi ayam, teppanyaki, bakso, batagor, somay, wafel, martabak mini, hingga crepes. Konsep live cooking ini dilakukan untuk menarik perhatian para tamu agar mencicipi hidangan secara langsung.

BACA JUGA:  Yan Palace Chinese Restaurant Kini Sajikan Makanan Chinese Halal

“Dari semua masakan itu, lamian menjadi menu andalan kita di live cooking,” ujar Jamaludin.

Menurutnya, lamian memiliki daya tarik tersendiri saat proses pembuatannya. Koki yang membuat lamian terlihat atraktif karena melakukan atraksi tarik menarik mi agar terasa kenyal saat dimasak.

“Biasanya juga kalau masak lamian ‘kan berisik, soalnya mi-nya dimain-mainkan gitu. Nah, dari suara berisiknya itu bisa menarik perhatian tamu agar mau mencicipi lamian ini,” ujar Jamaludin.

BACA JUGA:  Tampilan Baru Sekar Kedaton Restaurant di Sahid Jaya Lippo Cikarang

Selain untuk menarik perhatian, live cooking dilakukan untuk menunjukkan kepada tamu hotel bahwa dalam proses memasaknya koki Swiss-Cafe Restaurant melakukannya dengan standar yang baik. Kebersihan dan keamanan makanannya terjamin baik sehingga tidak perlu diragukan kualitasnya.

“Ini sebagai bentuk keseriusan kita dalam memasak. Kita ingin menunjukkan kepada tamu bahwa dapur kita ini bersih dan buat masakannya itu tidak asal-asalan. Jadi, walaupun ini hotel semi-apartemen, kita juga ingin memiliki konsep seperti restoran pada umumnya yang memperlihatkan juru masak saat memasak,” ujar Jamaludin.

spot_img

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...

House of Tugu Old Town Jakarta Hadirkan Speakeasy Bar De Tiger

Jakarta, Venuemagz.com — Batavia Lama kembali bersinar. De Tiger, sebuah Far East Speakeasy Bar...

Kolaborasi Seni dan Desain Interior Hadir di Pameran Alaya Kala

Jakarta, Venuemagz.com - SANKHARA Art bersama Quatro Design Studio, Theory of Living, dan Pola...

Desa Wisata Jatiluwih: Warisan Subak Bali yang Mendunia

Bali, Venuemagz.com -- Desa Wisata Jatiluwih di Bali menjadi salah satu destinasi berbasis lanskap...

Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum Hadirkan Barbeque Setiap Jumat

Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum kembali berkreasi dengan menampilkan beragam jenis kuliner melalui Swiss Café Restaurant. Resto ini...