Tindakan pencegahan lainnya yang dilaksanakan adalah melakukan tindakan sanitasi dan pengukuran suhu tubuh bagi semua peserta konvensi pada saat masuk ke area venue. Hal yang sama juga dilakukan pada setiap karyawan saat masuk ke tempat kerja untuk memastikan keadaan sehat saat memberikan layanan.
“Selain itu, yang tidak kalah penting adalah melakukan prosedur pembersihan titik-titik rawan kontak tangan, seperti gagang pintu, pegangan tangga, dan lainnya dengan menggunakan bahan pembersih yang mengandung antiseptik secara rutin,” tambah Jim.
Didien Djunaedi, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia, mengharapkan pemilik venue dapat memberikan keyakinan dengan menyampaikan langkah-langkah preventif kepada peserta event, khususnya agar industri pariwisata dapat terus berjalan.
“Kesehatan adalah tetap menjadi pertimbangan utama karena para peserta konvensi ingin memastikan berada dalam satu ruangan dengan orang-orang yang sehat,” tegas Didien.





