BerandaDestinationDesa Wisata Cibuntu di Kaki Gunung Ciremai Sambut Adaptasi Kenormalan Baru

Desa Wisata Cibuntu di Kaki Gunung Ciremai Sambut Adaptasi Kenormalan Baru

Published on

spot_img

Memasuki fase adaptasi kenormalan baru, Desa Wisata Cibuntu di Kuningan siap menerapkan aturan kesehatan untuk kembali menerima tamu. Desa Wisata Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berada di kaki Gunung Ciremai. Sejak 2011, desa ini menjadi salah satu obyek wisata unggulan Kabupaten Kuningan. Desa ini pernah diganjar sebagai juara dua pada ajang Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia pada 2017.

Awam, Kepala Desa Wisata Cibuntu, mengungkapkan, sejak menjadi desa wisata, warganya yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak memiliki penghasilan tambahan dari sektor pariwisata. Lebih lanjut dirinya menceritakan, pada akhir pekan, desa yang dipimpinnya tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan.

BACA JUGA:  Desa Wisata Jatiluwih: Warisan Subak Bali yang Mendunia

“Wisatawan yang datang umumnya rombongan dengan lama tinggal 2-3 hari,” kata Awam saat menerima rombongan Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Desa Wisata Cibuntu (28/08/2020). “Tamunya rombongan dari perusahaan swasta hingga BUMN. Ada yang datang lebih dari satu kali”.

Selain dari segmen korporat, masih menurut Awam, Desa Wisata Cibuntu juga menjadi tujuan wisatawan dari segmen pelajar dan mahasiswa. “Ada yang sudah berkunjung lebih dari tiga kali,” ungkapnya lagi.

Cerita tersebut kemudian berubah drastis saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mengurangi merebaknya pandemi COVID-19. Pemerintah Kabupaten Kuningan pun menutup semua aktivitas wisata.

BACA JUGA:  Jelajah Wisata Kaliwatu Rafting Bersama Epson Media Gathering

“Padahal, sebelum penutupan, ada rombongan yang sudah bayar uang muka, akhirnya harus menunda kunjungan,” ujar Awam.

Selama fase PSBB, praktis Desa Wisata Cibuntu sepi dari kunjungan wisatawan. Dampaknya, tambahan pendapatan dari aktivitas wisata seketika tidak lagi didapat warga Desa Wisata Cibuntu.

Adanya pelonggaran PSBB dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2020 memberikan angin segar bagi warga desa Cibuntu.

Acep Purnama, Bupati Kuningan, mengatakan, pariwisata merupakan salah satu sektor yang akan kembali dibuka dalam fase pemulihan ekonomi di tengah masih merebaknya pandemi COVID-19.

BACA JUGA:  Menikmati Alam di Kabupaten Tasikmalaya

“Silakan saja pariwisata dimulai kembali, terpenting adalah semuanya harus bertanggung jawab untuk patuh menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Acep.

Menanggapi hal tersebut, Awam menyambut positif. Menyesuaikan dengan kondisi yang ada menurutnya kunci penting untuk bisa memutar kembali aktivitas wisata di desa yang dipimpinnya tersebut.

“Kondisinya sudah berubah, harus bisa beradaptasi agar wisatawan mau datang kembali,” terangnya.

Protokol kesehatan pun siap diterapkan ketika warganya kembali menerima wisatawan yang berkunjung.

“Kami sosialisasikan apa yang harus dilakukan saat menjamu wisatawan di tengah merebaknya pandemi ini,” ujar Awam.

Penulis: Erwin Gumilar

Qatar Tourism Bergabung dengan PATA

London, Venuemagz.com  — The Pacific Asia Travel Association (PATA) menyambut Qatar Tourism sebagai anggota...

Perkuat Pasar Eropa, Indonesia Hadir di WTM London 2026 dengan Pengalaman Imersif

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) kembali menunjukkan taringnya di panggung...

ibis Styles Cikarang Ajak Keluarga Nikmati Kehangatan Natal Melalui Staycation dan Christmas Brunch

Bekasi, Venuemagz.com – Menyambut perayaan Natal 2026, ibis Styles Cikarang mengajak masyarakat menikmati momen...

Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Christmas Stay Package dan Christmas Brunch untuk Sambut Natal 2026

Jakarta, Venuemagz.com – Menyambut Natal 2026, Mercure Jakarta Grogol memperkenalkan rangkaian penawaran spesial melalui...