BerandaDestinationKarang Kamulyan Ciamis, Istirahat Sambil Berwisata Sejarah

Karang Kamulyan Ciamis, Istirahat Sambil Berwisata Sejarah

Published on

spot_img

Ada banyak cara untuk mudik ke kampung halaman, antara lain menggunakan bus, kereta, pesawat, atau kendaraan pribadi. Mudik menggunakan kendaraan pribadi memiliki beberapa keuntungan, antara lain bisa lebih hemat ongkos apabila Anda mudik beramai-ramai. Selain itu, Anda juga bisa beristirahat dan berhenti kapan saja, atau bisa juga sambil menikmati tempat wisata yang ada di jalur mudik.

Apabila Anda mudik melewati jalur selatan, salah satu tempat beristirahat sekaligus tempat wisata yang layak untuk dikunjungi adalah Situs Karang Kamulyan yang terletak di Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Situs peninggalan Kerajaan Galuh Purba yang terletak di antara kota Ciamis dan kota Banjar ini menempati lahan seluas 25,5 hektare yang masih memiliki pepohonan besar yang rimbun sehingga menawarkan suasana yang hijau dan teduh. Di tempat wisata yang asri ini masih banyak terdapat monyet.

BACA JUGA:  Dijadikan Mass Tourism, Pulau Rinca Tak Lagi Eksklusif

Situs Karang Kamulyan memiliki area parkir yang luas, musala, toilet yang bersih, serta di sekelilingnya terdapat banyak terdapat warung, baik warung kopi maupun warung makan yang menyediakan hidangan khas Sunda.

Situs Karang Kamulyan merupakan area suci peninggalan dari abad ke-7, dan diyakini berhubungan erat dengan sejarah Ciung Wanara dan Hariang Banga. Ciung Wanara adalah pendiri Kerajaan Pajajaran yang keturunannya menjadi raja di tatar Pasundan.

BACA JUGA:  Menyusuri Jejak Sejarah, Seni, hingga Kuliner di Old Town Central Hong Kong 

Beberapa peninggalan di dalam situs Karang Kamulyan di antaranya Batu Pangcalikan, atau batu bekas singgasana dan tempat bermusyawarah raja; panyabungan ayam yang dipercaya sebagai tempat bekas Ciung Wanara menyabung ayam dengan Bondan Sarati; di sebelah Penyambungan Ayam ada tumpukan batu yang disebut Sanghiyang Bedil atau tempat penyimpanan senjata, kemudian ada situs batu lambang peribadatan dan Batu Panyandaan tempat istirahat Ibu Ciung Wanara.

BACA JUGA:  Tujuh Rekomendasi Destinasi Ramah Lingkungan di Indonesia untuk Peringati Hari Bumi

Selain itu, terdapat sumber mata air Citeguh dan Cirahayu, makam Adipati Panaekan, Pamangkonan dan Patimuan Leuwi Sipatahunan yang diyakini empat bayi Ciung wanara dibuang ke Sungai Citanduy, dan sepotong jalan kuno yang tersisa sebagai jalan penghubung antara Pajajaran dengan Majapahit.

Setelah puas beristirahat dan akan melanjutkan perjalanan mudik, jangan lewatkan membeli oleh-oleh khas Jawa Barat. Beragam oleh-oleh mulai dari peuyeum, galendo, kue-kue kering, dan lain-lain tersedia di warung-warung yang ada di sekitar lokasi wisata.

Qatar Tourism Bergabung dengan PATA

London, Venuemagz.com  — The Pacific Asia Travel Association (PATA) menyambut Qatar Tourism sebagai anggota...

Perkuat Pasar Eropa, Indonesia Hadir di WTM London 2026 dengan Pengalaman Imersif

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) kembali menunjukkan taringnya di panggung...

ibis Styles Cikarang Ajak Keluarga Nikmati Kehangatan Natal Melalui Staycation dan Christmas Brunch

Bekasi, Venuemagz.com – Menyambut perayaan Natal 2026, ibis Styles Cikarang mengajak masyarakat menikmati momen...

Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Christmas Stay Package dan Christmas Brunch untuk Sambut Natal 2026

Jakarta, Venuemagz.com – Menyambut Natal 2026, Mercure Jakarta Grogol memperkenalkan rangkaian penawaran spesial melalui...