Lima Destinasi Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi Saat PPKM Dilonggarkan

Monday, 16 August 21 Bonita Ningsih

Indonesia memiliki ekosistem alami seperti hutan hujan yang terbentang hingga 57 persen dari total lahan Indonesia. Hutan yang berada di pulau Sumatra dan Jawa menjadi sasaran populer bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi wisata.

Tidak hanya hutan, Indonesia, juga memiliki garis pantai sepanjang 54.716 kilometer dan menjadi salah satu yang terpanjang di dunia. Di dalamnya, terdapat sejumlah resor pantai dan pulau-pulau, seperti Karimunjawa, Kepulauan Togian, dan Kepulauan Banda.

Dengan keunggulan tersebut, wisata alam di Indonesia menjadi salah satu yang paling populer di kalangan wisatawan. Namun, sejak pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia, banyak masyarakat yang mengurangi aktivitas ke luar rumah, termasuk berwisata ke alam.

Ketidakpastian situasi ini, membuat masyarakat enggan untuk bepergian karena merasa belum aman berada di luar rumah. Ditambah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah, membuat banyak tempat wisata tutup sementara.

Meskipun hanya di rumah saja, masyarakat sudah mulai mencari tahu destinasi alam mana saja yang akan dikunjungi setelah PPKM dilonggarkan. Di sini, RedDoorz, akan memberikan informasi terkait daftar destinasi wisata alam terbaik yang masih jarang dikunjungi oleh wisatawan.

BACA JUGA:   Incheon, Gerbang Utama Korea Selatan

1. Terasering Panyaweuyan, Argapura, Majalengka

Provinsi Jawa Barat memang dikenal dengan pemandangan alam yang indah dan asri. Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi adalah Terasering Panyaweuyan yang berada di Kecamatan Argapura.

Terasering yang terletak di kaki gunung Ciremai ini terbentang lebar sejauh mata memandang, dibentuk undakan dengan ukuran sangat rapat atau dengan ukuran sama setiap bagian bukit. Terasering sendiri memili arti sebagai suatu pola atau teknik bercocok tanam dengan sistem bertingkat (berteras- teras) sebagai upaya pencegahan erosi tanah.

2. Danau Kaolin, Belitung, Bangka Belitung

Terletak di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Danau Kaolin merupakan danau yang terbentuk di area bekas penambangan kaolin. Tempat tersebut menjadi salah satu kekayaan tambang yang dikenal sebagai hasil bumi Bangka Belitung.

Secara tidak langsung, danau ini terbentuk dari sebuah luka karena eksploitasi di bidang pertambangan. Meski demikian, saat ini, alam telah kembali merestorasi tempat ini sehingga menjadi sebuah destinasi wisata alam yang patut dikunjungi.

Kaolin sendiri merupakan bahan baku industri berupa batuan atau lempung berwarna putih. Kaolin biasanya digunakan untuk pembuatan keramik, obat-obatan, kertas berlapis, kosmetik, pasta gigi, serta pembuatan porselen.

BACA JUGA:   Labuan Bajo Bukan Hanya Komodo

Saat pertama kali melihat area danau ini, masyarakat akan merasakan seperti berada di Antartika. Hal ini dikarenakan sekeliling tempat tersebut memiliki pemandangan putih yang tidak biasa seperti di Antartika.

3. Brown Canyon, Tembalang, Semarang

Brown Canyon adalah sebuah bekas penambangan tanah di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah. Lokasi ini menjadi salah satu lokasi yang menarik di Semarang karena dianggap mirip dengan Grand Canyon Amerika Serikat. Kemiripan ini terletak pada bukit yang berubah menjadi tebing-tebing curam.

Sebenarnya, Brown Canyon bukan sebuah destinasi wisata resmi dari pemerintah. Namun, keunikan yang dimiliki Brown Canon menarik sejumlah wisatawan untuk mengabadikan momen dengan berfoto-foto.

4. Air Terjun Lepo Dlingo, Bantul, Yogyakarta

Selain memiliki wisata sejarah dan religi, Yogyakarta, juga memiliki wisata alam antimainstream. Air terjun Lepo Dlingo menjadi tempat terbaik bagi wisatawan yang ingin melepas penat tanpa diganggu banyak orang.

Tempat ini juga memiliki kolam alam dengan air yang jernih sehingga cocok bagi wisatawan yang senang berenang. Kolam yang berada di air terjun Lepo Dlingo memiliki tiga tingkatan dengan karakterisik berbeda-beda.

Tingkatan pertama dan kedua memiliki ketinggian sepuluh meter, sedangkan tingkatan ketiga dikelilingi oleh batuan pada dinding sekitar air terjun. Batuan tersebut berbentuk persegi panjang yang tersusun rata sehingga indah saat dipandang. Untuk kolam yang di bawah air terjun tidak terlalu bahaya, namun, wisatawan tetap harus berhati-hati.

BACA JUGA:   Sekali Lari, Dua Geopark Dipromosikan

5. Gua Gong, Pacitan, Jawa Timur

Wisata alam goa menjadi hal yang menyenangkan untuk dikunjungi saat PPKM berakhir. Salah satu tempat yang patut dikunjungi wisatawan adalah Gua Gong yang terletak di Pacitan, Jawa Timur.

Keunikan dari gua ini adalah suara seperti gong yang terdengar ketika stalaktit dan stalakmit dipukul. Gua gong juga memiliki banyak warna-warna indah di dalamnya sehingga dapat menyejukan mata.

Gua dengan panjang 256 meter ini memiliki fenomena alam menakjubkan berupa ruangan raksasa sepanjang 100 meter, lebar mencapai 15-40 meter, dan tinggi kurang lebih sampai 30 meter. Lokasi Gua Gong ini terbilang cukup strategis karena tidak jauh dari Alun-Alun Pacitan dan akomodasi penginapan.