ASEAN Energy Business Forum, Menjalin Kerja Sama untuk Keberlanjutan Energi

Monday, 16 September 19 Harry Purnama
ASEAN Energy Business Forum

Kebutuhan sumber daya energi di Asia Tenggara akan meningkat dua per tiga dalam 20 tahun ke depan. Pada 2030, diperkirakan ASEAN akan menjadi wilayah terbesar keempat di dunia yang mengonsumsi energi.

Pada tanggal 3-5 September 2019, Thailand menyelenggarakan 37th ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM), termasuk ASEAN Energy Business Forum 2019, di Athenee Hotel, Bangkok, Thailand.

Pertemuan yang mengangkat tema “Advancing Partnership of Sustainability” ini menghadirkan para menteri dan pejabat negara dari 10 negara anggota ASEAN. Selama tiga hari mereka mendiskusikan perkembangan dan upaya ASEAN dalam menerapkan ASEAN Plan of Action on Energy Cooperation (APAEC) 2016-2025. Dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai kesuksesan penghematan energi berkat perang penting kerja sama Laos-Thailand-Malaysia dalam menciptakan proyek integrasi sumber daya energi dalam upaya mendukung perdagangan energi di antara negara-negara ASEAN.

Pertemuan ini juga mengapresiasi pencapaian yang baik dalam pengembangan APAEC Fase 2 (2021-2025), serta berbagai inisiatif yang dilakukan oleh ASEAN Centre for Energy (ACE), seperti menerbitkan berbagai artikel mengenai energi, buku panduan mengenai persiapan 6th ASEAN Energy Outlook, dan peningkatan kualitas ASEAN Energy Database System (AEDS) yang merupakan platform data kawasan Asia Tenggara yang bisa diakses di https://aeds.aseanenergy.org. Platform tersebut adalah alat yang bagus untuk menyebarkan informasi mengenai ASEAN yang secara tak langsung akan membantu untuk mendesain dan mengimplementasikan kebijakan baru.

Arcandra Tahar, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, juga mengunjungi stan dan menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini, serta mendiskusikan mengenai aktivitas jaringan listrik saat ini yang dikerjakan oleh ACE.

ASEAN telah mencapai intensitas energi terendah, bahkan di bawah target untuk 2020. ACE bekerja sama dengan AMS sedang berusaha untuk memastikan target energi terbarukan akan mencapai 23 persen pada tahun 2025.

Bersamaan dengan ASEAN Ministers on Energy Meeting, juga diadakan ASEAN Energy Business forum (AEBF) 2019. Acara ini menghadirkan para stakeholder di bidang energi, serta 100 pembicara dan 225 pengunjung dari seluruh dunia. Perhelatan ASEAN Ministers on Energy Meeting edisi ke-38 akan kembali digelar pada tahun 2020 di Hanoi, Vietnam.