BBTF 2022 Bantu Tingkatkan Wisatawan ke Destinasi Indonesia

Thursday, 16 June 22 Bonita Ningsih

Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2022 kembali diselenggarakan pada 14 hingga 18 Juni 2022 di Bali International Convention Centre, ITDC, Nusa Dua, Bali. Acara yang digelar secara hybrid ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

BBTF merupakan pameran pariwisata yang dikenal sebagai Indonesia’s Leading International Travel Fair. Pameran ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia kepada dunia dengan mempertemukan buyers dan sellers (B2B) dalam sebuah forum. Pada penyelenggaraan tahun ini, BBTF 2022 mempertemukan 183 sellers (industri pariwisata) dari 30 kabupaten/kota di 13 provinsi dengan 270 buyers dari 30 negara.

“Pandemi telah mempengaruhi sektor pariwisata di Indonesia. Namun kini, seiring penurunan kasus COVID-19 geliat pariwisata mulai terlihat kembali di mana terjadi peningkatan mobilitas dan aktivitas wisata. Kami mendukung terselenggaranya Bali & Beyond Travel Fair 2022 yang akan mendukung kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, membuka peluang usaha dan terbukanya lapangan kerja,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.

BACA JUGA:   Indonesia Berpartisipasi dalam Pameran Vietfood and Beverage 2019

Melalui acara ini, ia berharap pelaku pariwisata yang berpartisipasi dapat memperkenalkan kembali pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. Tujuannya agar dapat meningkatkan kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.

“Saat ini Indonesia sudah mulai beralih dari mass tourism ke jenis pariwisata yang lebih menekankan kualitas, antara lain wellness tourism, health tourism, sport tourism, dan MICE (meeting, incentive, convention, exhibition),” dia menambahkan.

BACA JUGA:   Sarinah akan Disulap Menjadi Wadah Untuk Penyelenggaraan MICE

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf, Rizki Handayani menjelaskan bahwa Kemenparekraf menghadirkan tiga paviliun pada BBTF 2022. Masing-masing paviliun diisi oleh pelaku industri pariwisata mulai dari hotel dan resor, operator tur, atraksi wisata, restoran, desa wisata, dan lainnya yang menawarkan produk-produk wisata berkualitas serta berkelanjutan.

Paviliun pertama diikuti oleh pelaku industri pariwisata dari Bali, lalu yang kedua merupakan paviliun 5 Destinasi Super Prioritas yang diisi pelaku industri pariwisata dari lima destinasi super prioritas. Terakhir adalah paviliun Desa Wisata yang berisi 5 desa pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

BACA JUGA:   Indonesia Wellness and Health Tourism Expo 2022 Hadir Perdana di Mal Jakarta

“Mereka semua nantinya bertemu dan melakukan pertemuan bisnis dengan total 270 buyers dari 30 negara. Seperti Australia, Belanda, Malaysia, Singapura, Turki, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, Nigeria, dan lain-lainnya,” ucap Kiki, begitu sapaan akrabnya.