Creativepreneur Conference Hadir Untuk Mendukung Ekonomi Kreatif Indonesia

Wednesday, 07 April 21 Bonita Ningsih
Creativepreneur Conference

Pelaksanaan Creativepreneur Conference garapan Putri Tanjung akan kembali digelar. Setelah sempat absen di tahun 2020 akibat pandemi, tahun ini Creativepreneur Conference akan hadir pada 9-11 April 2021 secara virtual.

Dalam pelaksanaannya, Creativepreneur Conference didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan juga industri kreatif Tanah Air. Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan, dukungan ini sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

“Saat ini, sektor ekonomi kreatif yang menjadi penunjang pariwisata tengah merasakan dampak dari pandemi COVID-19. Oleh karenanya, kami berharap acara ini dapat membangkitkan semangat kita dari melambatnya ekonomi di tengah pandemi ini,” kata Sandiaga.

BACA JUGA:   Melestarikan Nilai Leluhur Bangsa Melalui Festival Tidore 2017

Putri Tanjung, Inisiator Creativepreneur Conference, mengatakan bahwa acara ini akan mengusung tema “Developing Sustainable Indonesia Through Creativity”. Di sini, para pelaku industri kreatif dan UMKM akan berbagi tips sukses bagi generasi muda yang ingin terjun ke industri yang sama.

“Nanti akan ada 40 pembicara dan 19 topik yang membahas setiap subsektor industri kreatif. Setiap sesi akan membahas berbagai isu terkait 17 subsektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, seni pertunjukan, teknologi, desain visual, arsitektur, sampai industri musik dan festival,” jelas Putri.

BACA JUGA:   Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas Gelar Kongres di Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017

Menurut Sandiaga, untuk menjadi seorang entrepreneur atau wirausahawan tidak mudah. Ada tiga aspek penting yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur, yaitu mampu berinovasi, proaktif, dan berani mengambil risiko.

“Kita balut inovasi ini dengan adaptasi dan kolaborasi. Jadi, adaptasi di sini adalah pengaplikasian CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) dan juga mengedepankan digitalisasi,” ucap Sandiaga.

Sandiaga juga mengungkapkan negara akan selalu hadir dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Selama tiga hari pelaksanaan, Kemenparekraf akan datang ke acara tersebut dan mendengarkan keluh kesah para pelaku ekonomi kreatif yang terlibat.

BACA JUGA:   HSBC-ANA Travel Fair Tawarkan Tiket Murah ke Jepang dan Amerika

“Kami akan menerjunkan tim khusus untuk membantu menangani event ini dalam berbagai aspek. Intinya negara hadir, itu kata kunci yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat luas,” Sandiaga menambahkan.