BerandaEventLab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Published on

spot_img
spot_img

Tangerang, Venuemagz.com – PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April 2026 di Hall 5-7 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Pameran dua tahun sekali ini hadir untuk menjawab kebutuhan bagi industri laboratorium serta produk kimia di Indonesia.

Memasuki edisi ke delapan, Lab Indonesia menghadirkan 305 perusahaan dari 16 negara/wilayah seperti Amerika Serikat, China, Finlandia, Hong Kong, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Prancis, Singapura, Swedia, Swiss, dan Taiwan. Pameran ini juga menghadirkan empat paviliun internasional dari negara China, Jerman, Korea Selatan, dan Malaysia. 

“Ada peningkatan jumlah peserta internasional tahun ini yang meningkat sebesar 62 persen. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya pasar Indonesia dalam industri ini,” ungkap Kristi Wulandari, Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia saat Opening Ceremony Lab Indonesia pada 15 April 2026 di ICE BSD.

BACA JUGA:  Tiga Ajang Besar Hadir Bersamaan SIAL Interfood 2025, Jadikan Pameran Makanan dan Minuman Terbesar di Asia Tenggara 

Peserta pameran berasal dari sektor medis, farmasi, pendidikan, dan penelitian ilmiah terbesar di Indonesia. Mereka akan dipertemukan dengan pelaku industri, peneliti, akademisi, regulator serta penyedia teknologi laboratorium dalam satu platform kolaborasi.

Selain itu, Lab Indonesia juga terus berkembang sebagai platform yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan industri di Indonesia. Terdapat 921 teknologi dan solusi laboratorium dari 32 negara akan ditampilkan selama tiga hari penyelenggaraan. 

Teknologi yang ditampilkan mencakup analytical systems, biotechnology and life sciences, laboratory instruments, solusi laboratory consumables, testing, research and development, serta quality assurance and control. Semua yang ditampilkan mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri terhadap sistem pengujian yang semakin presisi, efisien, dan terintegrasi di berbagai sektor strategis.

“Tidak hanya teknologi, pameran ini juga menghadirkan pengalaman komprehensif bagi para pelaku industri, terutama melalui tingginya partisipasi internasional untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar strategis,” ucap Kristi lagi. 

BACA JUGA:  Festival Jamu Nusantara 2026 Dorong Jamu Sebagai Warisan Budaya dan Produk Ekraf

Seiring dengan perkembangan tersebut, Lab Indonesia hadir dengan skala lebih besar di area seluas 14.500 meter persegi. Pameran ini juga akan mempertemukan 205 trade buyers dengan target pengunjung profesional sebanyak 15.000 orang selama tiga hari.

“Lebih dari sekadar pameran, Lab Indonesia menjadi platform kolaborasi untuk belajar, membangun kemitraan baru, serta mendorong kemajuan yang lebih keberlanjutan,” kata Kristi.

Dukungan BRIN

Pada edisi kali ini, Lab Indonesia mendapatkan dukungan penuh dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan menghadirkan area Research & Innovation Hub. Di sini, pengunjung dapat menjelajahi inovasi-inovasi terbaru seperti solusi berbasis nanoteknologi, termasuk aplikasi nanopartikel emas, dan berkonsultasi dengan para peneliti dan lembaga yang hadir.

Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN, Ratno Nuryadi, mengatakan bahwa kolaborasi, diskusi, dan pertukaran pengetahuan dari pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem riset dan industri laboratorium. Menurutnya, kemajuan riset dan industri sangat ditentukan oleh kualitas infrastruktur laboratorium, akses terhadap teknologi mutakhir, serta konektivitas antar pelaku ekosistem. 

BACA JUGA:  AFECA Convention 2025, A20, dan IBEF: Langkah Indonesia Ke Puncak Panggung MICE Asia

“Melalui Lab Indonesia, akan terjadi akselerasi transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta terbukanya peluang kolaborasi strategis antara periset, industri, dan pemerintah. Inilah fondasi penting dalam membangunkemandirian teknologi nasional,” ujar Ratno.

Secara keseluruhan, Lab Indonesia 2026 hadir dengan mengusung tema “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness”. Pameran ini terbuka untuk umum secara gratis mulai dari para profesional, pelaku industri, akademisi, regulator serta masyarakat yang berfokus pada perkembangan teknologi laboratorium sekaligus menjalin peluang kolaborasi.

spot_img
spot_img
spot_img

Sudirman Hall Lebih dari Sebuah Venue Multifungsi

Jakarta, Venuemagz.com — Sudirman Hall resmi dibuka pada 26 Agustus 2026 di Sequis Tower...

The Sakinah Hadir di The Tribrata, Wedding Showcase Tak Sekadar Vendor Pernikahan

JAKARTA, Venuemagz.com — Memilih vendor pernikahan sering kali menjadi bagian paling menyita perhatian bagi...

Perluasan Pasar ASEAN, Bakery China Bawa Ratusan Peserta Pameran ke Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com — Pameran perdana Bakery ASEAN telah dibuka sejak 27 hingga 29 Agustus...

Pertama Kali Digelar! Bakery ASEAN Siap Boyong Ratusan Brand dan Chef Dunia ke Jakarta 

Jakarta, Venuemagz.com - Untuk pertama kalinya, Bakery ASEAN diselenggarakan di Indonesia tepatnya di Jakarta...

IFRA 2026 Hadirkan Kompetisi Bisnis Mahasiswa hingga Lucky Draw 

Jakarta, Venuemagz.com - International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference (IFRA) siap...