Digelar Virtual, IFRA Turunkan Target Pengunjung

Friday, 11 September 20 Bonita Ningsih
IFRA 2020

International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2020 yang akan digelar secara virtual ditargetkan akan mendapatkan 5.000 pengunjung daring selama tiga hari pelaksanaan. Angka kunjungan ini lebih rendah dibandingkan dengan kegiatan IFRA secara tatap muka yang bisa menghadirkan 15.000 hingga 20.000 pengunjung.

“Pemahaman digital setiap orang ‘kan berbeda ya dan belum bisa semua memahaminya. Oleh karena itu, kami mengurangi target dari jumlah peserta kami di IFRA Virtual Expo,” ungkap Raenita Pristiani Aktuariana, Project Manager IFRA Virtual Expo 2020.

Sementara terkait target transaksi, dirinya menyatakan optimistis di angka Rp100 miliar hingga Rp200 miliar. Dengan latar belakang pengunjung yang akan hadir, Raenita yakin IFRA Virtual Expo akan menjadi wadah terbaik untuk mengembangkan bisnis baru bagi pelaku waralaba. Latar belakang pengunjung yang akan hadir ialah berasal dari investor, retailer, franchisee, licensee, pemilik perusahaan, distributor, pengusaha, hingga karyawan.

“Sebenarnya angka tersebut merupakan target awal dari penyelenggaraan IFRA di tahun 2020 yang direncanakan digelar secara tatap muka. Semoga target tersebut juga dapat dicapai dengan acara virtual ini,” dia menambahkan.

Acara yang diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo bekerja sama dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) ini juga telah mempersiapkan strategi untuk dapat mendatangkan banyak pengunjung secara virtual, antara lain melalui media massa, sosial media, hingga bantuan dari influencer.

“Promosi melalui media sosial itu kami lakukan dengan melakukan Adsense, jadi, setiap ada yang searching IFRA Virtual Expo, semua data terkait acara ini akan muncul semua. Selain itu, kami juga telah memiliki kurang lebih 50 media partner yang dapat membantu menyiarkan informasi ini,” jelasnya lagi.

Nantinya, setiap pengunjung yang hadir secara virtual akan mendapatkan banyak wawasan dan pilihan bisnis terkait waralaba dan lisensi. Pasalnya, acara ini akan menghadirkan banyak peserta dari pemilik waralaba, pemilik merek usaha, pemegang lisensi, hingga pendukung produk dan servis lainnya.

“Sampai hari ini sudah ada 60 peserta yang menyatakan ikut dalam pameran ini. Kami menargetkan akan mendatangkan sepertiga atau seperempat jumlah peserta di IFRA sebelumnya yang berjumlah 200 peserta,” katanya lagi.

IFRA Virtual Expo akan diselenggarakan pada 18-20 September 2020 dengan banyak program melalui IFRA Virtual Platform. Kegiatan virtual ini akan dimulai sejak pukul 10.00 hingga 20.00 setiap harinya. Untuk tiket masuk secara virtual dijual dengan harga Rp20.000 per orang untuk satu hari dan Rp50.000 per orang untuk tiga hari.