Festival Bahari Jakarta yang didaulat sebagai pesta rakyat bahari pertama di Jakarta ini mengangkat konsep “Love Our Ocean“, yakni sebuah ajakan untuk mencintai laut melalui kegiatan pelestarian laut. Pada acara ini juga akan diadakan kegiatan aksi bersih pantai dan aksi bersih dalam laut dengan slogan Asik (Anti Sampah Plastik). Selain itu, juga akan diadakan kegiatan konservasi laut seperti transplantasi terumbu karang yang diawali dengan 1.000 bibit karang, inisiasi 3.000 bibit mangrove yang semuanya dilakukan oleh relawan milenial dari komunitas Maritim Muda, anggota Pramuka Pulau Tidung, dan sukarelawan.
Sri Wahyuni, Kepala Bidang Kelautan DKPKP dan perwakilan dari Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu, mengatakan, “Wisata bahari haruslah lebih berkualitas untuk menikmati alam dengan rasa peduli. Hal kecil bisa dilakukan dengan membiasakan diri membawa tumbler minum pribadi guna mengurangi sampah plastik.”
Rangkaian acara pada Festival Bahari Jakarta di antaranya adalah kompetisi foto underwater, kompetisi foto budaya pesisir, kompetisi open water swimming dengan jarak 700 meter, dan lomba perahu hias dengan total hadiah lebih dari Rp100 juta yang dipersembahkan oleh Pemprov DKI Jakarta.
Selain itu, pada perhelatan yang didukung penuh oleh Jakarta Tourism Forum ini juga diadakan Oceanic Folk Festival (OFF) yang mempertemukan kebudayaan bahari masyarakat internasional dari Afrika, Amerika Latin, dan Asia-Pasifik dengan kebudayaan masyarakat.
Rangkaian acara yang merupakan dukungan dari Sudin (Suku Dinas) Pariwisata Pemprov DKI ini akan menghadirkan beberapa artis, di antaranya Andi Rif, Kamila, Amelia Ong, Ino Ensemble, Hip Hop Kupang sementara artis dari luar negeri yang hadir di antaranya adalah Viva Brazil (Brazil), Supa Kalulu (Zimbabwe), Bennett Brandies (AA), Han Bapeh (Korea), dan Sindhu Raj (India). Selain itu, akan ditampilkan juga kesenian Betawi, yaitu Wayang Kulit Betawi dan Tanjidor Brass Band. Masih dalam rangkaian FBJ, Sudin KPKP juga akan menggelar bazar di Pulau Tidung, Pulau Pramuka, dan Pulau Pari/Lancang.





