BerandaEventGeopark Run Series 2026–2027 Hadir di Empat Geopark Unggulan Indonesia

Geopark Run Series 2026–2027 Hadir di Empat Geopark Unggulan Indonesia

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Penyelenggaraan Geopark Run Series 2026–2027 resmi diluncurkan di Jakarta. Acara yang diinisiasi oleh Gamatera dan Beyond Run ini akan digelar di empat kawasan geopark unggulan Indonesia yaitu Geopark Ijen, Minang, Ciletuh, dan Belitong. 

Lokasi tersebut dipilih untuk memperkuat eksistensi sekaligus mendukung keberlanjutan pengakuan kawasan tersebut sebagai UNESCO Global Geoparks. Rangkaian kegiatan dimulai melalui Ijen Geopark Run pada 23 Agustus 2026 di Kawasan Ijen Geopark dan Kota Banyuwangi, Jawa Timur. 

Acara kedua dilanjutkan dengan Minangkabau Geopark Run yang digelar pada 25 Oktober 2026 di kawasan Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat. Lokasi ketiga di Pantai Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat dengan acara Ciletuh Geopark Run yang berlangsung pada 17 Januari 2027.

Kegiatan ditutup dengan Belitong Geopark Run yang dijadwalkan pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kalayang, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Seluruh rangkaian acara ini ditargetkan dapat mendatangkan 10.000 peserta. Informasi pendaftaran peserta dan jadwal dapat dicek melalui website https://geoparkrun.com/ dan Instagram @geoparkrunseries.

Ketua Pelaksana Geopark Run Series, Ihsan Ramadhi Putra, mengatakan bahwa acara ini tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetap juga mendukung sport tourism di Indonesia. Pasalnya, kegiatan ini dapat menggerakan hidup sehat, inklusif, serta berkelanjutan untuk menghidupkan ekonomi lokal.

BACA JUGA:  INAMICE 2021 Diharapkan Jadi Solusi Untuk Memulihkan Kembali Industri MICE Indonesia

“Geopark Run hadir bukan sekadar event lari. Ini adalah gerakan bersama untuk membawa orang datang melihat, merasakan, dan akhirnya ikut menghidupkan ekonomi lokal,” kata Ihsan dalam acara Peluncuran Geopark Run Series 2026–2027.

Dukungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia

Pelaksanaan “Geopark Run Series 2026–2027” mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sebagai bagian dari penguatan program pariwisata berkualitas. Acara ini diyakini mampu meningkatkan daya tarik geopark Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu bentuk dukungan Kemenpar dalam hal ini adalah dengan hadirnya Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam acara Peluncuran “Geopark Run Series 2026–2027”. Dalam sambutannya, Widiyanti mengatakan acara ini dapat memperkuat pengembangan wisata minat khusus di Tanah Air melalui kolaborasi lintas sektor.

“Geopark Run Series menghadirkan konsep yang mengintegrasikan olahraga lari, promosi destinasi geopark Indonesia, serta pemberdayaan masyarakat sekitar dengan semangat inklusivitas dan keberlanjutan. Ini adalah langkah nyata dalam memperkuat pengembangan sports tourism di Indonesia,” jelasnya. 

Menurutnya sports tourism telah menjadi pilar penting dalam program pariwisata berkualitas yang terus dikembangkan pemerintah. Berdasarkan data UN Tourism, sports tourism menyumbang sekitar 10 persen dari total belanja wisata global pada 2023 dan diproyeksikan tumbuh hingga 17,5 persen pada periode 2023–2030. 

Potensi tersebut semakin diperkuat dengan tren wisata global. Survei Expedia menunjukkan sebanyak 44 persen wisatawan bersedia bepergian ke luar negeri demi menghadiri ajang olahraga favorit mereka. Wisatawan olahraga juga dikenal sebagai high spenders dengan rata-rata pengeluaran mencapai US$1.500 dolar atau sekitar Rp24 juta per kunjungan.

BACA JUGA:  Ini Tarif Glamping Kelana Untuk Alternatif Akomodasi di MotoGP 2022

“Dampaknya tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal mulai dari sektor akomodasi, transportasi, kuliner, hingga pengusaha UMKM di sekitar destinasi,” katanya.

Multiplier Effect bagi Setiap Daerah

Pelaksanaan Geopark Run Series 2026–2027 dinilai memberikan multiplier effect oleh para pemimpin pemerintah daerah di masing-masing lokasi acara. Menurut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas acara ini dapat memberikan dampak ekonomi yang luar karena melibatkan banyak masyarakat lokal. 

“Semoga dengan dipilihnya Banyuwangi dalam rangkaian Geopark Run Series ini nanti bisa mempromosikan geopark-geopark yang ada di Indonesia ke kancah internasional,” kata Ipuk. 

Ipuk juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata dan penyelenggara karena telah memilih Ijen Geopark sebagai lokasi pembuka Geopark Run Series 2026– 2027. Sebagai acara pembuka, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menargetkan dapat mendatangkan lebih dari 2.000 peserta.

Hal senada juga dikatakan Wakil Bupati Sukabumi Andreas yang berharap penyelenggaraan ini dapat membangkitkan ekonomi daerah dan digelar secara berkelanjutan. Harapan utamanya adalah dapat semakin memperkuat citra positif daerah kepada masyarakat luas.

BACA JUGA:  Gaia Music Festival 2025 Sukses Digelar, Pukau Penonton dengan Nuansa Jazz dan Kolaborasi Memukau

“Kami ingin mengenalkan Sukabumi jauh lebih baik lagi. Jangan sampai ada citra Sukabumi itu bencana, padahal Sukabumi memiliki alam yang indah dan menjadi daya tarik bagi pariwisata,” tambah Andreas.

Menurut Sekretaris Daerah Belitung Marzuki, Geopark Run Series menjadi momentum yang tepat untuk mempromosikan daerah dari segala aspek. Pasalnya, acara ini dapat menggabungkan olahraga, pariwisata, dan pelestarian geologi dalam satu kegiatan yang berdampak luas bagi daerah.

“Semakin banyak event berkualitas akan semakin kuat posisi Belitung sebagai destinasi sports tourism yang diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Marzuki.

Sementara itu, Minang Geopark Run telak sukses digelar sebanyak tujuh kali yang dimulai sejak tahun 2018. Setiap pelaksanaannya, event ini memanfaatkan ikon daerah seperti Jam Gadang dan Ngarai Sianok sebagai daya tarik utama. 

Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis mengatakan bahwa event ini konsisten menghadirkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas lari, pelaku pariwisata, dan masyarakat lokal. Kolaborasi ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya dalam mengembangkan ekosistem sports tourism yang berkelanjutan

Event ini terbukti mampu meningkatkan okupansi hotel, menggerakkan sektor kuliner, pariwisata, dan pengusaha UMKM kreatif,” ucap Ibnu.

spot_img
spot_img

AYANA Bali Hadirkan Fasilitas MICE Baru Berskala Besar 

Bali, Venuemagz.com - AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun...

IIMS Surabaya 2026 Resmi Berakhir, Dyandra Optimis Industri Otomotif Tumbuh Merata 

Surabaya, Venuemagz.com – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi berakhir pada 31 Mei...

Indonesia Coffee Expo 2026 Surabaya Lahirkan Barista Berkualitas

Surabaya, Venuemagz.com – Gelaran pameran kopi nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 Surabaya resmi...

“JAPAN’S FOOD” EXPORT FAIR Targetkan Transaksi Bisnis yang Berkualitas

Tokyo, Jepang, Venuemagz.com— “JAPAN’S FOOD” EXPORT FAIR akan kembali digelar di Tokyo Big Sight...

Pameran IIETE ke-34 Resmi Digelar, Hadirkan Perguruan Tinggi dari 10 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - PT Wahyu Promo Citra kembali menyelenggarakan Indonesia International Education & Training...

Rakernas PHRI 2026 Hadirkan Solusi dalam Menghadapi Dinamika Ekonomi Nasional

Semarang, Venuemagz.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) resmi menggelar Rapat Kerja Nasional...

Kemenpar Luncurkan 125 Event Terpilih dalam Karisma Event Nusantara 2026

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi meluncurkan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dengan...