Jakarta, Venuemagz.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi meluncurkan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dengan 125 event terpilih dari 38 provinsi di Indonesia. Pemilihan KEN dilakukan untuk memperkuat event daerah sebagai daya tarik utama pariwisata nasional sekaligus mendorong pemerataan dampak ekonomi di berbagai wilayah.
Peluncuran KEN 2026 dilaksanakan secara nasional melalui kanal digital resmi Karisma Event Nusantara sebagai bagian dari strategi penguatan promosi pariwisata yang adaptif terhadap perkembangan media dan perilaku audiens. Pendekatan ini memungkinkan akses informasi yang lebih luas dan serentak bagi masyarakat, pelaku pariwisata, serta pemangku kepentingan di daerah.
KEN 2026 menghadirkan rangkaian event unggulan terkurasi yang menampilkan kekayaan budaya, seni, kuliner, musik, dan karnaval. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event daerah, memperkuat identitas destinasi, serta mendorong pergerakan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan bahwa KEN menjadi salah satu instrumen terpenting dalam pembangunan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. KEN tak hanya sebagai perayaan budaya, tetapi sebagai penggerak pariwisata dan juga ekonomi lokal.
“Event menjadi ruang ekspresi budaya, wadah kolaborasi, sekaligus etalase kekayaan Indonesia yang berdaya saing,” kata Widiyanti dalam siaran persnya di Jakarta.
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, mengungkapkan bahwa event yang terpilih dari KEN tahun ini mengalami kenaikan jika dibandingkan 2025. Pada tahun lalu, Kemenpar hanya memilih 110 event dalam KEN dan semuanya terselenggara dengan baik.
Menurutnya, kenaikan ini terjadi karena adanya peningkatan kualitas dari penyelenggaraan event daerah setiap tahunnya. Hal lainnya dilihat dari komitmen pemerintah daerah yang selalu memaksimalkan manfaat pariwisata melalui penyelenggaraan event berstandar nasional.
“Dengan 125 event terpilih dari 38 provinsi, KEN 2026 menegaskan komitmen kami untuk memastikan kualitas tetap menjadi prioritas. Program ini juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku industri pariwisata serta ekonomi kreatif,” ujar VJ begitu sapaan akrab Vinsensius.
Untuk menentukan ratusan event tersebut, Kemenpar telah melakukan proses kurasi yang ketat dengan berbagai indikator utama di dalamnya. Beberapa di antaranya adalah ide dan inovasi, pemasaran dan strategi komunikasi, manajemen kegiatan, manajemen keuangan, serta analisis dampak.
“Proses kurasi dilakukan agar setiap event memiliki daya tarik, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat serta pelaku pariwisata daerah,” tambahnya.
Melalui KEN 2026, Kementerian Pariwisata berharap event daerah semakin siap untuk menjadi magnet kunjungan wisatawan, memperkuat citra destinasi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Program ini juga sejalan dengan penguatan kampanye #DiIndonesiaAja untuk menumbuhkan kebanggaan berwisata di dalam negeri.





