BerandaEventHari Nusantara, Momentum Mempromosikan Pariwisata Nusa Tenggara Timur

Hari Nusantara, Momentum Mempromosikan Pariwisata Nusa Tenggara Timur

Published on

spot_img
spot_img

Penyelenggaraan Hari Nusantara akan kembali digelar. Event tahun ini mengusung tema “Tata Kelola Potensi Maritim Nusantara yang Baik Menuju Poros Maritim Dunia”. Gelaran Hari Nusantara 2016 diresmikan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, pada 22 Agustus 2016 oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Kabupaten Lembata di Nusa Tenggara Timur akan menjadi tuan rumah pada event tahunan ini yang akan dilaksanakan 13 Desember mendatang. Hari Nusantara dicanangkan sejak tahun 1999 melalui Keputusan Presiden No. 126 tahun 2001.

BACA JUGA:  Indonesia Targetkan 55.000 Pax Transaksi di ATM Dubai 2023

Hari Nusantara akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi seperti parade kapal, sport tourism, khususnya olahraga bahari. Kegiatan ini juga akan diisi dengan beragam atraksi seni budaya khas Nusa Tenggara Timur seperti tarian tradisional.

Arief Yahya mengatakan, penyelenggaraan Hari Nusantara di Lembata kali ini menjadi momentum bagi promosi pariwisata di Nusa Tenggara Timur. “Nusa Tenggara Timur memiliki potensi yang besar dalam sektor pariwisata, salah satunya adalah Pulau Komodo yang merupakan destinasi kelas dunia. Masyarakatnya juga memiliki budaya menarik. Kegiatan ini momentum yang baik untuk mempromosikan potensi tersebut,” ujar Arief Yahya.

BACA JUGA:  Halal Fair Yogyakarta 2024 Tawarkan Program Menarik hingga Tiket Gratis

Arief mengungkapkan, sebelum pelaksanaan puncak kegiatan, beberapa event pendukung telah digelar, seperti Festival Bahari Teluk Luhanera pada 14-15 Agustus serta Wonderful Sail 2 Indonesia pada 15 Agustus dengan peserta dari dalam dan luar negeri.

Frans Lebu Raya, Gubernur Nusa Tenggara Timur, mengatakan akan memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan ini. Karena itu, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terus berbenah. “Kami tentunya berupaya untuk menjadi tuan rumah yang baik. Perbaikan infrastruktur seperti jalan dan pelabuhan sedang kami lakukan, dan akan siap digunakan pada 13 Desember mendatang,” kata Frans.

BACA JUGA:  Jerman Fest Rayakan Persahabatan Menuju Masa Depan

Frans mengakui, ketersediaan sarana akomodasi masih menjadi kendala. Saat ini, menurutnya, Kabupaten Lembata baru memiliki sembilan hotel. “Selain berbenah meningkatkan kualitas sarana akomodasi yang sudah ada, kami juga akan mempersiapkan asrama-asrama agar bisa digunakan untuk menginap pengunjung. Selain itu, kami juga mempersiapkan rumah penduduk agar bisa digunakan sebagai homestay,” ujar Frans.

Penulis: Erwin Gumilar

spot_img
spot_img

Resmi Dibuka, FHI 2026 Dorong Kolaborasi Global dan Investasi Parekraf

Jakarta, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI)...

Tetap Bugar Saat Menginap di Archipelago Hotels

Wellness tourism kini menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan paling pesat dalam industri pariwisata...

Jelajahi Keindahan Bawah Laut Lewat Tropical Paradise Takeover Buttonscarves di PIK 2 

Tangerang, Venuemagz.com - Tren berbasis fashion tourism kini semakin menggeliat di tanah air. Fenomena...

Resmi Dibuka, FHI 2026 Dorong Kolaborasi Global dan Investasi Parekraf

Jakarta, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI)...

Tetap Bugar Saat Menginap di Archipelago Hotels

Wellness tourism kini menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan paling pesat dalam industri pariwisata...

Jelajahi Keindahan Bawah Laut Lewat Tropical Paradise Takeover Buttonscarves di PIK 2 

Tangerang, Venuemagz.com - Tren berbasis fashion tourism kini semakin menggeliat di tanah air. Fenomena...