BerandaEventHospital Expo, Ajang Memperluas Pasar ke Luar Negeri

Hospital Expo, Ajang Memperluas Pasar ke Luar Negeri

Published on

spot_img
spot_img

Hospital Expo 2017 diselenggarakan kembali pada 18 hingga 21 Oktober di Jakarta Convention Center. Acara yang diadakan oleh Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia bekerja sama dengan PT Okta Sejahtera Insani ini menampilkan produk-produk kesehatan serta teknologi terbaru.

Erik Hidayat, Business Development Manager TRIMED Medical System yang menjadi salah satu peserta Hospital Expo 2017, mengatakan, TRIMED merupakan salah satu produsen alat kesehatan asli Indonesia yang bergerak di bidang peralatan kesehatan darurat. TRIMED memamerkan tas medis, peralatan untuk patah tulang, alat darurat untuk kebakaran, alat tensi darah, alat gotong darurat, alat bantu pernapasan, dan sebagainya.

BACA JUGA:  Dorong Industri Retail, Dubai Gelar WRC 2016

“Trimed juga memproduksi alat kesehatan darurat yang lebih fleksibel dan bisa digunakan di tempat wisata yang biasanya di sana selalu ada pos medisnya. Misalnya, di pantai terjadi kecelakaan tenggelam, alat bantu pernapasan tentu dibutuhkan, sedangkan untuk di pegunungan yang dibutuhkan seperti alat gotong dan lainnya. Jadi, kebutuhan alat medis itu akan selalu ada” kata Erik.

Erik mengatakan bahwa TRIMED telah mengikuti pameran ini sejak 2004. Menurutnya, Hospital Expo merupakan pameran yang bisa membangun produsen alat kesehatan dalam negeri. “Alasan mengikuti Hospital Expo ini adalah kami ingin mengekspor produk ke luar negeri. Mengikuti pameran ini juga sebagai wujud konsisten perusahaan kami yang selalu ada di Indonesia,” ucap Erik.

BACA JUGA:  IFRA Tingkatkan Bisnis Waralaba di Indonesia

Erik menambahkan, Hospital Expo ini bisa menjadi lebih besar dari segi lokasi yang digunakan maupun bisnisnya. Dengan adanya pameran ini, setiap perusahaan alat kesehatan di Indonesia bisa memperluas pasarnya ke luar negeri.

Imam Subagyo, Direktur Operasional PT Poly Jaya Medikal, mengatakan, sebagai salah satu peserta Hospital Expo 2017 pihaknya memperkenalkan produk-produk seperti inkubator, mesin rontgen, radiologi, oksigen, alat terapi, dan sebagainya. PT Poly Jaya Medikal menyasar dua target, yakni sektor swasta dan pemerintah. Sektor swasta biasanya mencari produk yang bagus dengan harga terjangkau, sedangkan sektor pemerintah itu mengikuti program dari pemerintah.

BACA JUGA:  Run For Heart Beat, Lari Untuk Kesehatan Jantung

“Hampir 80 persen pemerintah memerlukan kebutuhan alat kesehatan, dan sisanya swasta,” ujar Imam.

“Ini merupakan event yang terbesar untuk alat kesehatan di Indonesia, dan kami sudah mengikuti pameran ini empat kali. Kami tidak menargetkan transaksi, tapi ingin memperluas jaringan ke luar negeri, dan biasanya itu baru terasa usai pameran berlangsung,” ujar Iman.

spot_img
spot_img

SIPFest 2026 Hadirkan Seni Pertunjukan Asia Melalui Asiaria

Jakarta, Venuemagz.com - Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) kembali digelar pada tanggal 1 hingga...

High Tea Bertema Winnie The Pooh di SKAI Swissotel The Stamford

Singapura, Venuemagz.com -- Hingga 31 Agustus 2026, SKAI di Swissotel The Stamford mempersembahkan pengalaman...

Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Yogyakarta, Venuemagz.com – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan...

Meriahkan Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Hotel Santika Banyuwangi Usung Semangat Pejuang Blambangan

Banyuwangi, Venuemagz.com – Dalam kemeriahan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026,  Hotel Santika Banyuwangi ikut...