The Hotel Week Indonesia Targetkan 5.000 Buyer

Tuesday, 14 November 17 Ahmad Baihaki
The Hotel Week Indonesia

CNG Media & Events didukung oleh Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) akan menyelenggarakan The Hotel Week Indonesia pada 23-25 November di Hall B, Jakarta Convention Center.

Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia, mengatakan The Hotel Week Indonesia berusaha menjawab tantangan yang sedang dihadapi industri perhotelan Indonesia, seperti kondisi kelebihan pasokan kamar (oversupply) yang terjadi di kota-kota besar, kekurangan tenaga kerja terlatih, dan makin tergerusnya keuntungan dari pemilik atau operator hotel karena online travel agent meminta komisi yang lebih tinggi dari biro perjalanan konvensional.

BACA JUGA:   Sony Music Hadirkan Video On Demand Penampilan Musisi di Java Jazz Festival 2020

“(Komisi) OTA ini besarnya bisa antara 20-30 persen,” ujar Hariyadi. “Pada dasarnya Indonesia bukan negara tertutup. Apabila tidak membuka diri untuk perkembangan digital akan merugikan.”

Henry, Event Director CNG Media & Events, mengatakan, The Hotel Week Indonesia merupakan wadah untuk interaksi dan berbagi wawasan bagi mereka yang terlibat dalam bisnis perhotelan. Ia menjelaskan, pemerintah Indonesia telah memperkenalkan 10 Bali Baru dan menargetkan 20 juta wisman pada 2019, dan The Hotel Week Indonesia bertujuan sebagai wadah untuk sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan industri pariwisata.

BACA JUGA:   PATA Travel Mart Kembali Sambangi Indonesia

Henry mengatakan, acara yang mengangkat tema “One Stop Global Resource for Hotel & Hospitality Industries” ini fokus menjembatani semua pelaku industri perhotelan maupun pariwisata untuk memperkuat sisi industri pariwisata dan hospitality Indonesia. Selain ada pameran, pada The Hotel Week Indonesia juga akan ada konferensi, seminar, workshop, dan kompetisi.

The Hotel Week Indonesia juga menyelenggarakan forum diskusi CEO Hospitality yang mengangkat empat tema besar, yakni perkembangan terkini industri hospitality; disrupsi digital di industri perhotelan dan hospitality; tren investasi di industri hospitality; dan moratorium izin hotel baru terkait oversupply di industri perhotelan.

BACA JUGA:   Indonesia Raih US$2,93 juta di Summer Fancy Food Show New York

Perhelatan The Hotel Week Indonesia akan diikuti 150 perusahaan dari berbagai industri. Panitia menargetkan acara ini akan dihadiri 5.000 buyer, dan hingga saat ini sudah terdaftar 700 buyer yang dipastikan hadir.