Jakarta, Venuemagz.com – PT Bank HSBC Indonesia bersama maskapai All Nippon Airways (ANA) kembali menyelenggarakan HSBC ANA Travel Fair untuk kedelapan kalinya. HSBC ANA Travel Fair hadir selama empat hari pada 22-25 Januari 2026 di Laguna Atrium, Central Park Mall, Jakarta Barat.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, HSBC ANA Travel Fair 2026 hadir lebih awal untuk mengamankan “kursi sakura” dan rencana perjalanan sepanjang 2026. Kehadirannya di awal tahun juga menjadi solusi terbaik untuk menghindari lonjakan harga pada bulan Maret dan memaksimalkan penghematan selama liburan.
“Kami gelar di awal tahun agar persiapan perjalanan para pelanggan kami bisa lebih matang lagi. Apalagi selama ini animo masyarakat terhadap acara ini cukup kuat, terlihat dari jumlah transaksi dari tahun ke tahun yang naik 10 persen,” kata Lanny Hendra, International Wealth and Premier Banking Director, PT Bank HSBC Indonesia, dalam media briefing di Central Park Jakarta pada 22 Januari 2026.

Pemilihan waktu pelaksanaan di bulan Januari juga sebagai bentuk langkah strategis untuk mengamankan harga dan kursi penerbangan pada momen-momen tertentu. Misalnya saja saat musim bunga sakura di Jepang pada Maret hingga April, periode libur sekolah di Juni, atau liburan akhir tahun.
Berdasarkan data historis Google Flights, harga tiket ke Jepang atau AS bisa meningkat 30-40 persen jika dipesan mendekati musim-musim puncak (peak season) tersebut. Ditambah dengan nilai tukar IDR-JPY saat ini masih kompetitif, menjadikan bulan Januari sebagai waktu terbaik secara finansial untuk bertransaksi dan mendapatkan imbal hasil yang baik dari perencanaan.
Bentuk Komitmen HSBC Kepada Nasabah
Oleh sebab itu, travel fair ini menjadi bagian tak terpisahkan dari HSBC Indonesia dalam mengajak konsumen Indonesia untuk merencanakan perjalanan dan liburan yang lebih matang. Manfaat dapat diraih secara maksimal jika perjalanan dikelola sebagai aset strategis—bukan pengeluaran impulsif—guna menghindari kerugian finansial akibat lonjakan harga mendadak.
Strategi ini pun menjadi semakin relevan karena ada 25 hari libur nasional dan cuti bersama yang terjadi selama tahun 2026. Libur panjang ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh individu maupun keluarga dalam memaksimalkan imbal hasil tersebut.
Tak hanya itu, travel fair ini juga merupakan bentuk komitmen HSBC Indonesia dalam memenuhi pilar Gaya Hidup (Lifestyle), Pengelolaan Kekayaan (Wealth Management), dan International. Ketiga pilar tersebut menjadi proposisi utama yang dihadirkan bagi para nasabah Premier HSBC Indonesia.
Hal tersebut menjadi penting karena 43 persen masyarakat kelas menengah atas di Indonesia menempatkan liburan sebagai salah satu tujuan financial utamanya. Data tersebut berdasarkan dari laporan HSBC Quality of Life pada tahun 2025.
“Saya meyakini bahwa saat ini traveling ini menjadi kebutuhan primer bagi setiap orang khususnya menengah ke atas. Kebutuhan traveling juga semakin berkembang di tahun ini sehingga acara seperti ini mendapatkan antusias yang tinggi dari pelanggan kami,” ujarnya lagi.
Layanan Terbaik dari ANA
Sebagai mitra utama dalam acara ini, maskapai ANA akan memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen Indonesia. Setiap penumpang akan mendapatkan layanan full service penerbangan bintang 5 ke destinasi impian dengan harga yang kompetitif.
“Strategi kami di 2026 berfokus pada pemenuhan ekspektasi konsumen Indonesia dengan mengacu kepada ‘Japanese Quality’,” ungkap Tetsuma Fujii, Chief Representative ANA Jakarta dalam kesempatan yang sama.
Melalui hub efisien di Haneda dan Narita, ANA, menawarkan ketepatan waktu hingga kenyamanan bintang 5 yang telah diakui Skytrax selama 12 tahun berturut-turut. Ini menjadi keunggulan kualitas yang ditawarkan ANA selain dari program dan penawaran harga terbaik selama travel fair berlangsung.
Selain memberikan harga terbaik, maskapai ini juga telah menyiapkan hal spesial bagi konsumen Indonesia yang terbang menggunakan ANA. Pihak maskapai akan menyediakan sambal di setiap makanan yang dihidangkan untuk masyarakat Indonesia.
“Kami akan sediakan sambal bagi orang Indonesia yang bepergian menggunakan maskapai kami. Selain karena mereka menyukai makanan pedas, hal ini untuk memberikan pengalaman baru bagi para penumpang kami,” ucap Fujii.





