IFEX 2024 Gunakan Seluruh Area JIExpo

Thursday, 01 February 24 Harry
IFEX 2024

Industri mebel dan kerajinan masih menjadi salah satu industri kreatif dari Indonesia yang menyumbang nilai ekspor cukup signifikan. Namun, sayangnya industri mebel dan kerajinan tengah menghadapi tantangan karena melemahnya pasar ekspor mebel Indonesia di tahun 2023. Data ekspor mebel dan kerajinan pada triwulan III tahun 2023 hanya mencapai US$ 1,8 miliar, turun dari 2022 yang tercatat US$2,5 miliar dengan akumulasi turun 28 persen dalam satu tahun.

Kendati demikian, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) tetap optimistis industri mebel dan kerajinan akan bertumbuh pada tahun ini. Salah satunya melalui pameran mebel dan kerajinan Indonesia International Furniture Expo (IFEX). IFEX kembali diselenggarakan pada tanggal 29 Februari hingga 3 Maret 2024 di JIExpo, Kemayoran dengan menggandeng Dyandra Promosindo.

Dengan cakupan pameran yang lebih luas, IFEX hadir untuk mendorong produsen lokal dalam memamerkan sekaligus memasarkan berbagai produk mebel dan kerajinan dengan ciri khas yang unik dan menggambarkan budi daya Indonesia. Sebagai platform bagi produsen lokal untuk menunjukkan produknya di pasar global, IFEX siap menjadi solusi untuk meningkatkan nilai ekspor pada tahun 2024.

BACA JUGA:   IFEX 2024 Pacu Tumbuhnya Industri Furnitur Indonesia dan Buka Peluang Pasar Global

Pada penyelenggaraan ke-9 kali ini, IFEX mengangkat tema “R.E.A.L”, yang merupakan singkatan dari Reflection on Culture, Experiencing the Comfort, Adapting to Sustainability, dan Leading the Innovation.

Acara ini akan menghadirkan lebih dari 500 perusahaan peserta pameran, termasuk perusahaan-perusahaan yang sudah beradaptasi dengan sustainability, dan memamerkan lebih dari 1.000 produk dari berbagai belahan dunia dengan beragam bahan baku, seperti kayu, rotan, bambu, kulit, fabrics, art and craft, dan pottery. Pada tahun ini juga IFEX menggunakan seluruh hall di JIExpo Kemayoran hingga ke area Gambir Expo dengan total luasan 65.000 meter persegi.

BACA JUGA:   Indocraft 2016 Menggairahkan Produk Lokal di Akhir Tahun

Abdul Sobur, Ketua Umum HIMKI, mengatakan, “Meskipun persaingan pasar global terus meningkat, kami percaya masa depan industri mebel dan kerajinan di

Indonesia dapat bertumbuh. Produk lokal memiliki keunggulan dari bahan baku asal sumber daya alam di Indonesia, desainnya yang kreatif dan otentik, serta produksi berkelanjutan. Kehadiran IFEX pada tahun ke-9 kali ini memberikan kemudahan bagi produsen lokal untuk terhubung secara langsung dengan pembeli dari berbagai belahan dunia.”

IFEX 2024 juga menghadirkan IFEX Buyers & Exhibition Nite sebagai ajang berjejaring antara exhibitors dan buyers. Hadir juga IFEX Seminar dengan untuk mengedukasi para pengunjung, exhibitors, dan stakeholders terkait. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi terhadap exhibitors, IFEX memiliki program Best Booth Awarding.

Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, mengatakan, “Sebagai bentuk dukungan terhadap industri furnitur dan kerajinan, kami sebagai penyelenggara menyiapkan berbagai macam fasilitas penunjang bagi buyers lokal maupun mancanegara, seperti shuttle gratis, layanan akomodasi hotel dengan mitra resmi IFEX, gratis layanan penerjemah, business lounge, luggage counter, tempat ibadah, ruang medis, hingga layanan kursi roda. Kami siap menyambut para buyers internasional untuk merasakan keramahan dan kenyamanan di IFEX.”

BACA JUGA:   Gebyar Pernikahan Indonesia 2019 Tampilkan Paes Agung Kanigaran Jogjakarta

Hingga 30 Januari 2024, sudah ada 68 negara yang mendaftar sebagai buyers, seperti Indonesia, India, Amerika Serikat, Australia, China, Inggris, Perancis, Singapura, Korea, Inggris, Jerman, Belanda, dan Malaysia. Pengunjung yang akan hadir pameran bisa registrasi melalui https://ifexindonesia.com/register hingga tanggal 28 Februari 2024, dan pengunjung bisa melihat preview produk yang akan dipamerkan melalui https://ifexindonesia.com/visitor/show-preview.