Jakarta, Venuemagz.com -Â Pemerintah tengah mengupayakan tercapainya Indonesia Emas tahun 2045 sebagai bentuk peringatan 100 tahun kemerdekaan. Indonesia Emas juga dijadikan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia negara yang maju, adil, makmur, dan berdaya saing tinggi.
Untuk mencapai Indonesia Emas 2045 bukan hanya tugas pemerintah saja. Pihak-pihak lainnya seperti pelaku industri hingga masyarakat umum juga harus ikut andil dalam mewujudkan visi tersebut.
Hal ini yang tengah dilakukan oleh Indonesia Franchise Association (AFI) bersama Dyandra Promosindo dengan menghadirkan International Franchise License & Business Concept Expo & Conference (IFRA). Ini merupakan pameran waralaba, lisensi, dan konsep bisnis yang digelar setiap tahunnya dan saat ini telah memasuki penyelenggaraan ke-24.
“The 24th IFRA Business Expo ini menjadi kelanjutan dari bukti nyata komitmen AFI dalam mendorong pertumbuhan ekosistem waralaba dan lisensi di Indonesia demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Anang Sukandar, Ketua Umum AFI, saat ditemui di Jakarta.

Peran IFRA dalam mewujudkan Indonesia Emas dilakukan melalui program-program yang akan dihadirkan saat pameran berlangsung. Upaya lainnya untuk mewujudkan visi tersebut adalah dengan menghadirkan tema “Building Successful Business with Ethical Franchising” pada penyelenggaraan IFRA ke-24 ini.
Tema tersebut juga akan diimplementasikan ke dalam program-program The 24th IFRA Business Expo seperti Business Podcast, Business Talkshow, Business Classroom, Celebpreneur Talkshow, Retirees Seminar, IFRA Women’s Talk, Meet The Experts. Ada juga Start-Up Stage hingga Business Matching yang mempertemukan antara buyer dan seller.
“Bangun sebuah usaha itu jangan asal-asalan, harus beretika agar bisa unggul dan berkualitas. Kami akan kupas tuntas semuanya dalam program-program tersebut agar hal seperti ini dipahami oleh semua masyarakat terutama pebisnis dan calon pebisnis waralaba,” jelasnya lagi.
Program tersebut juga sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional yang dinilai Anang masih terlalu rendah. Menurutnya, akan sulit rasanya untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045 jika pertumbuhan ekonomi negara masih rendah.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan II 2025 mencapai Rp5.947,0 triliun dengan pertumbuhan 5,12 persen secara tahunan (year-on-year). Atau mengalami pertumbuhan 4,04 persen (q-to-q) di triwulan II jika dibandingkan dengan triwulan I 2025.
“Kalau kita hanya bertahan di 5 persen dalam setahun, tidak akan tercapai itu semua. Harusnya itu PDB kita mencapai 8 persen setiap tahunnya agar bisa menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Anang.
Oleh sebabnya, Anang meminta dukungan penuh dari pemerintah terutama Kementerian Perdagangan agar dapat bersama-sama memajukan industri waralaba dan lisensi di Indonesia. Menurutnya, Indonesia harus belajar dari pemerintah negara-negara tetangga yang telah sukses menjadikan industri waralaba sebagai salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi negaranya melalui dukungan langsung ke para pelaku industri.
“Pengertian franchise kan hak khusus yang dimiliki perorangan atau suatu dagang. Nah, hak khusus itu dilindungi pemerintah berupa hak cipta dan paten sehingga di sini kita butuh peran mereka untuk memudahkan itu semua,” Anang menambahkan.
The 24th IFRA Business Expo 2025 dihadirkan secara hybrid yaitu di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 29-31 Agustus 2025. Selanjutnya secara online di platform www.ifra-indonesia.com sejak tanggal 25 April-30 September 2025. (baca selengkapnya di sini: IFRA Business Expo 2025 Siap Digelar, Hadirkan 350 Merek Waralaba dan Lisensi).





