INACRAFT 2020 Ditunda

Friday, 20 March 20 Bonita Ningsih

Menyikapi kondisi dan situasi terkini terkait perkembangan penyebaran virus corona atau COVID-19, Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) serta PT Mediatama Binakreasi memutuskan untuk menunda pelaksanaan International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2020.

Saat ini, COVID-19 sudah dinyatakan sebagai pandemi global oleh World Health Organization (WHO). Oleh karenanya, kondisi ini menjadi polemik dunia sehingga perlu ada langkah pencegahan di dalamnya, salah satunya ialah mengurangi berkegiatan di tempat keramaian.

Penundaan ini juga atas dasar imbauan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi DKI Jakarta. Pelaksanaan INACRAFT 2020 yang rencananya akan diselenggarakan pada 15-19 April 2020 harus ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Baby Jurmawati Djuri, Sekretaris Jenderal BPP Asephi, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh stakeholder terkait. Ia meminta semua pihak dapat memaklumi keputusannya terkait penundaan pameran ini untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19.

“Semua pihak terkait seperti anggota ASEPHI, peserta INACRAFT, pemprov Aceh, kementerian, BUMN/BUMD, negara India selaku Country of Honour, mitra sponsor, stan kontraktor, potential buyer, pemerhati kerajinan, dan calon pengunjung, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucap Baby.

Menurutnya, keputusan ini atas dasar kesepakatan bersama dari berbagai pihak yang terlibat di dalam kegiatan INACRAFT 2020. Sebelumnya, Baby sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan saran dan masukan terkait penyelenggaraan INACRAFT 2020.

“Ini upaya kami dalam menghadapi dan mencegah penyebaran infeksi COVID-19. Kami lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan kita bersama,” jelasnya.

Terkait tanggal pelaksanaan yang baru, ia meminta agar seluruh stakeholder dapat dengan sabar menunggu kabar selanjutnya. Pihaknya akan terus meng-update perkembangan terbaru dari pelaksanaan INACRAFT 2020 sambil menunggu jadwal yang tepat dari pihak venue acara.