Gunakan Seluruh Area JCC, INACRAFT 2023 Targetkan 170.000 Pengunjung

Tuesday, 28 February 23 Bonita Ningsih

Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) bersama dengan Mediatama Event kembali menyelenggarakan Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) untuk ke-23 kalinya. Acara kali ini menyusul kesuksesan INACRAFT tahun lalu yang hadir pada masa kenormalan baru di tengah pandemi COVID-19.

Usai berjuang pada masa COVID-19, pihak penyelenggara mulai menghadirkan INACRAFT sebanyak dua kali dalam setahun mulai tahun 2021. Konsep tersebut juga dibawa pada penyelenggaraan INACRAFT tahun ini yang akan digelar pada 1-5 Maret 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Semakin membaiknya kondisi COVID-19, membuat pihak penyelenggara menghadirkan 1.200 booth untuk 1.118 peserta UKM yang terbagi menjadi 904 anggota ASEPHI dan 214 non anggota. Pameran ini juga menghadirkan 61 peserta binaan kementerian, 35 binaan BUMN, serta 255 peserta binaan Dinas/Dekranasda.

BACA JUGA:   Label Asal Indonesia Mengikuti Fashion Division Paris Fashion Week

“Peserta tahun ini jauh lebih banyak dari tahun 2021 lalu. Bahkan, kami juga akan menghadirkan 133 peserta kategori Eksportir dan siap ekspor yang tersebar dengan tanda khusus di booth masing-masing,” ungkap Project Officer INACRAFT 2023, Baby Jurmawati, saat konferensi pers The 23rd INACRAFT pada 28 Februari 2023 di Jakarta.

Peningkatan jumlah peserta pameran juga berpengaruh dengan luas area yang digunakan. Direktur Mediatama Event, Umi Noor Wijiati, mengatakan bahwa kondisi tersebut mengharuskan INACRAFT untuk menggunakan seluruh hall yang ada di JCC dengan luas kurang lebih 25.000 meter persegi.

Selain menampung jumlah peserta, penggunaan seluruh area JCC juga dimaksudkan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung. Pasalnya, pelaksanaan INACRAFT tahun ini akan diisi oleh serangkaian program menarik dan juga memamerkan produk terbaik.

BACA JUGA:   Indonesia Menjadi Tuan Rumah World Water Forum, 172 Negara akan Hadir

Terdapat tujuh kategori bahan baku yang akan dipamerkan dalam acara ini yaitu keramik, serat alam, logam, batu-batuan, tekstil, kayu, dan bahan lainnya. Beberapa contoh produknya adalah batik, traditional textile moslem fashion, tenun, songket, embroidery, home deco, jewelry & accessories, housewares, decorative items, bags & travel goods, gift items & miscellaneous crafts.

“Kami menggunakan Hall A, B, dan ruangan lainnya termasuk Lower Lobby. Ruangan-ruangan tersebut untuk menampung seluruh kegiatan, fasilitas pameran, peserta, hingga pengunjung,” kata Umi.

Dengan demikian, INACRAFT 2023, ditargetkan dapat menghadirkan 170.000 pengunjung selama lima hari pameran. Pihak penyelenggara juga menargetkan mampu mendatangkan Rp145 miliar transaksi retail dengan kontak dagang mencapai US$ 12 juta.

BACA JUGA:   PEVS 2023 Dorong Target Net Zero Emission di Tahun 2060

Bagi masyarakat yang tertarik untuk berkunjung ke INACRAFT 2023 dapat membeli tiket seharga Rp25.000/hari/orang. Pembelian dapat dilakukan melalui online di Loket.com atau ticket box yang telah disediakan di area pameran.

Masyarakat dapat berkunjung ke pameran mulai dari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB setiap harinya. Informasi lebih lanjut terkait pameran ini dapat dilihat melalui laman digital www.inacraft.co.id serta akun official media sosial INACRAFT.